114 Perempuan di Kota Pasuruan Dapat Bantuan Modal Rp2,5 Juta Dari Pemkot

6

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kabar gembira bagi 114 perempuan di Kota Pasuruan. Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial pemberdayaan bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE).

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal sebesar Rp2,5 juta yang bersumber dari APBD Kota Pasuruan. Bantuan tersebut diberikan untuk membeli peralatan pendukung usaha agar kegiatan ekonomi penerima manfaat bisa semakin berkembang.

Penyerahan bantuan tahap pertama dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Pasuruan, Selasa (29/9/2026). Dari total 114 penerima, sebanyak 85 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pada tahap pertama.

Puluhan penerima tersebut tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Panggungrejo sebanyak 31 KPM, Gadingrejo 23 KPM, Purworejo 19 KPM, dan Bugul Kidul 12 KPM.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Ir. Yudie Andi Prasetya mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada perempuan yang rentan secara sosial ekonomi, termasuk mereka yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.

Menurutnya, bantuan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjadi stimulus agar penerima bisa mengembangkan usaha dan lebih mandiri secara ekonomi.

“Penanganan kemiskinan tidak cukup hanya memberikan bantuan pangan yang bersifat konsumtif, tetapi juga harus disertai dukungan modal agar usaha kecil penerima manfaat bisa lebih berkembang dan mandiri,” ujar Yudie.

Besaran bantuan Rp2,5 juta per KPM secara khusus diperuntukkan bagi pembelian peralatan pendukung usaha. Di antaranya perbaikan atau pembuatan rombong maupun perlengkapan lain yang menunjang kegiatan usaha.

Sementara itu, dari pagu awal sebanyak 126 calon penerima, hasil verifikasi dan validasi menetapkan 114 KPM yang memenuhi syarat. Sebanyak 12 calon penerima lainnya tidak lolos karena kendala desil, belum memiliki rintisan usaha, atau telah pindah domisili.

Untuk 29 KPM lainnya, bantuan akan disalurkan pada tahap kedua yang dijadwalkan sekitar November 2026 setelah proses Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Yudie berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan pendapatan penerima manfaat sehingga mereka semakin mandiri dan perlahan keluar dari garis kemiskinan.

“Harapannya ada peningkatan pendapatan masyarakat agar kesejahteraannya meningkat, sehingga cita-cita pemerintah dalam menaikkan taraf ekonomi warganya dapat tercapai,” tuturnya.

Salah satu penerima, Siti Fatimah (55), warga Kecamatan Panggungrejo, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Sehari-hari, ia berjualan peracangan, sayur, dan ayam potong.

Siti berencana menggunakan bantuan itu untuk memperbaiki tempat berjualannya, termasuk membuat meja dan perlengkapan untuk menunjang aktivitas dagang.

“Alhamdulillah, sangat senang. Bantuan ini harus dibelikan alat penunjang, bukan bahan baku. Dibuat seperti meja, buat tatakan potong ayam, tempat ikan, tempat sayur,” kata Siti.

Ia pun berterima kasih kepada Pemkot Pasuruan dan Dinas Sosial yang telah memberikan dukungan bagi keberlangsungan usaha kecilnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.