Pria Asal Probolinggo Ditemukan Meninggal Sembari Dekap Motor CBR di Parit Sidoarjo

19

Sidoarjo (WartaBromo.com) – Septian Hadi Darmawan (41), pria asal Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, ditemukan meninggal dunia di dalam parit pinggir jalan di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Saat ditemukan, tubuhnya berada dalam posisi mendekap sepeda motor Honda CBR 150 yang sebagian tertutup rumput dan semak belukar.

Jasad Septian ditemukan warga di Dusun Penjarakan, Desa Kedungcangkring, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga korban telah meninggal sekitar enam hari sebelum ditemukan.

Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono mengatakan petugas mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi korban dan mengetahui penyebab kematiannya.

“Petugas menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia bersama sepeda motornya di dalam parit,” kata Nanang.

Berdasarkan dokumen kependudukan yang ditemukan petugas, korban diketahui bernama Septian Hadi Darmawan. Ia tercatat sebagai warga Dusun Selatan, RT 03/RW 01, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Septian lahir di Jakarta pada 1 September 1985. Identitas tersebut menjadi salah satu petunjuk polisi dalam menangani penemuan jasad yang berada jauh di antara rumput dan semak di tepi jalan itu.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang hitam. Tubuhnya terbaring miring dengan posisi mendekap bodi motor Honda CBR 150 bernomor polisi L 6553 MD.

Sebagian badan motor hingga kaki korban tertutup ilalang kering, rumput liar, dan ranting pohon. Kondisi parit yang dipenuhi vegetasi membuat keberadaan korban sulit terlihat dari jalan jika tidak diperhatikan dari dekat.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Salah satu saksi, Oktario Hardiansyah alias Ambon, mengaku sempat menerima telepon dari Septian beberapa hari sebelumnya. Dalam percakapan itu, korban mengajaknya bertemu untuk minum kopi bersama.

Namun, Oktario tidak memenuhi ajakan tersebut. Ia mengaku sempat mendengar suara musik dari balik telepon sebelum komunikasi dengan Septian terputus.

Keterangan saksi tersebut kini menjadi bagian dari informasi yang dihimpun polisi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian.

Kapolsek Jabon mengatakan dugaan sementara mengarah pada kecelakaan lalu lintas tunggal. Korban diduga terjatuh bersama sepeda motornya hingga masuk ke dalam parit.

“Untuk sementara, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sekitar enam hari sebelum ditemukan,” ujar Nanang.

Meski demikian, penyebab pasti kematian Septian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Polisi belum menyimpulkan seluruh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban berada di dalam parit bersama motornya.

Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah korban dievakuasi oleh Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Sidoarjo ke RS Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan medis.

Sementara itu, sepeda motor Honda CBR 150 milik korban diamankan di Unit Lalu Lintas Polsek Porong untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Penemuan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian guna memastikan penyebab kematian pria asal Probolinggo itu. (fat/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.