Polisi Amankan Tujuh Orang di Kotaanyar Probolinggo, Isu Perampokan Masih Didalami

17

Probolinggo (WartaBromo.com) — Video yang memperlihatkan sejumlah orang diamankan polisi di Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, beredar di media sosial.

Rekaman tersebut memunculkan beragam dugaan di tengah masyarakat, termasuk kabar mengenai keterlibatan mereka dalam aksi perampokan dan pemerasan.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit dua detik itu, beberapa orang bertelanjang dada dan bertato terlihat dinaikkan ke kendaraan patroli polisi.

Suara dalam rekaman menyebut mereka sebagai perampok. Namun, hingga kini, dugaan tersebut belum dikonfirmasi oleh kepolisian.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, menjelaskan bahwa polisi mengamankan tujuh orang yang terdiri atas enam laki-laki dan satu perempuan.

Menurut Widy, tindakan tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi mengenai perselisihan antara warga dan sekelompok orang yang datang ke sebuah rumah.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah konflik berkembang dan menghindari kemungkinan terjadinya tindakan main hakim sendiri.

“Petugas mengamankan tujuh orang untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri,” ujar Widy.

Ketujuh orang tersebut kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peristiwa yang melatarbelakangi perselisihan tersebut, termasuk informasi yang beredar di masyarakat.

Selain disebut sebagai perampok dalam video, kelompok tersebut juga dikaitkan dengan dugaan pemerasan terhadap warga di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Probolinggo.

Beredar pula informasi bahwa mereka mengaku sebagai anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media.

Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui fakta di balik kejadian tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan perampokan dan pemerasan yang beredar, Widy menyatakan bahwa petugas masih melakukan penyelidikan.

“Masih didalami oleh petugas, Pak,” katanya.

Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai dugaan tindak pidana yang dikaitkan dengan ketujuh orang tersebut.

Karena itu, informasi dalam video dan kabar yang beredar di masyarakat perlu disikapi secara hati-hati hingga ada hasil pemeriksaan resmi. (fat/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.