Pamit Nyetrum Ikan, Warga Pandaan Ditemukan Meninggal di Kali Kunir Usai Seharian Hilang

123

Pandaan (WartaBromo.com) – Seorang warga Dusun Sebani, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Kunir, Sabtu (28/2/2026) pagi. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pamit mencari ikan menggunakan alat setrum sejak Jumat (27/2/2026) siang.

Korban diketahui bernama Sayidi (58), warga RT 04/RW 02 Dusun Sebani. Ia dilaporkan pergi mencari ikan pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 18.30 WIB, korban tak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, mengatakan pihaknya menerima laporan orang hilang pada Jumat sore dan langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta Basarnas untuk melakukan pencarian.

“Korban pamit mencari ikan menggunakan alat setrum sekitar pukul 13.00 WIB. Sampai sore tidak kembali ke rumah dan tidak ada kabar, sehingga keluarga melapor. Kami langsung bergerak melakukan asesmen dan pencarian bersama unsur terkait,” ujar Sugeng.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Pasuruan, Basarnas, Koramil Pandaan, Trantib, perangkat Desa Sebani, relawan ILKP Rescue, BP 13.14, Redkar, TSA Gerpik, Galena Rescue/Yayasan Arrahman, Dinas Kesehatan, serta Bhabinkamtibmas melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Kunir.

Penyisiran dilakukan dalam dua sortie. Pada sortie pertama, tim membagi dua SRU (Search and Rescue Unit) untuk menyisir area titik awal survivor dan aliran kali ke arah hilir. Namun hasilnya masih nihil.

“Kami lakukan penyisiran di dua titik, baik ke arah bawah maupun atas aliran Kali Kunir. Pada sortie pertama belum membuahkan hasil, sehingga pencarian dilanjutkan keesokan harinya,” jelas Sugeng.

Memasuki Sabtu pagi, pencarian kembali dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran ke arah hulu. Sekitar pukul 08.55 WIB, korban akhirnya ditemukan di aliran Kali Kunir dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan pagi hari di aliran Kali Kunir dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya tim mengevakuasi jenazah ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman,” pungkasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.