Korban Banjir Blandongan Sudah Dapat Bantuan Nasi Bungkus

25

Pasuruan (WartaBromo.com) – Banjir yang merendam Jalur Pantura di Kota Pasuruan hingga Rabu (25/3/2026) masih belum sepenuhnya surut. Meski begitu, warga terdampak di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, kini mulai menerima bantuan berupa nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Genangan air setinggi 20 hingga 40 sentimeter yang tadi berasa di jalur utama kini sudah mulai berangsur-angsur surut. Bahkan, kondisi tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah kendaraan bahkan harus berjalan pelan saat melintasi kawasan tersebut.

Di kawasan permukiman, kondisi juga belum banyak berubah. Air setinggi hingga 50 sentimeter masih menggenangi rumah warga dan membuat aktivitas rumah tangga lumpuh, termasuk untuk memasak.

Namun demikian, bantuan logistik mulai didistribusikan kepada warga terdampak. Setiap warga dilaporkan telah menerima dua bungkus nasi sebagai bantuan awal.

“Alhamdulillah kalau bantuan nasi sudah tersalurkan semua, di Blandongan juga,” kata Anang Sururin, Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan.

Meski bantuan sudah mulai diterima, Anang menyebut kondisi banjir di wilayah tersebut masih belum bisa dipastikan segera surut. Hal ini disebabkan oleh aliran air yang masih tertahan di area sekitar.

“Iya kalau surut agak susah, karena sawah di utara itu masih penuh,” jelasnya.

Sebelumnya, warga sempat mengeluhkan kesulitan beraktivitas akibat banjir, termasuk tidak bisa memasak karena peralatan dapur dan elpiji terendam air.

Banjir sendiri terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Pasuruan sejak Selasa (24/3/2026), yang menyebabkan Sungai Petung meluap dan merendam jalur Pantura serta permukiman warga.

Hingga saat ini, petugas dari BPBD, kepolisian, dan instansi terkait masih berjaga di lokasi untuk melakukan pemantauan serta membantu penanganan di lapangan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.