Sempat Ditutup Akibat Kecelakaan, Gledekan Prigen Kini Dibuka Kembali dengan SOP Ketat

14

Prigen (WartaBromo.com) – Setelah sempat dihentikan karena adanya korban kecelakaan yang mengalami cidera cukup parah, Atraksi wisata sekaligus olahraga ekstrem Palembon, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan kini dibuka kembali dengan menerapkan sejumlah Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) keselamatan yang lebih ketat.

Kembali dibukanya Gledekan itu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan, hal itu terlihat dengan hadirnya langsung Wakil Bupati Pasuruan, Shobil Asrori, Camat Prigen dilokasi pembukaan pada Minggu (26/7/2026) pagi.

Dian Cahyono, Koordinator Gledekan di wilayah tersebut menyampaikan, kembali digelarnya Gledekan kali ini dengan menerapkan SOP yang cukup ketat, tidak hanya untuk peserta, lintasan, marshal, bahkan penotonpun juga dikenakan SOP.

Koordinator Gledekan, Dian Cahyono, mengatakan pihak penyelenggara telah menyusun empat SOP yang telah disampaikan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan sebagai syarat pelaksanaan kegiatan

“SOP ini sebetulnya ada empat SOP ya yang kita kirimkan ke pihak Dispar Kabupaten. SOP tentang peserta, yang kedua itu ada SOP penonton, SOP marshal, dan nantinya itu ada SOP lintasan,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi dilakukan secara menyeluruh, terutama terhadap kondisi lintasan yang dinilai berisiko tinggi. Lintasan dengan tingkat bahaya yang ekstrem sementara tidak akan digunakan hingga dinyatakan aman.

“Lintasan yang terlalu ekstrem kami evaluasi. Yang membahayakan tidak digunakan dulu. Mungkin nanti akan ada klasifikasi atau kelas tersendiri untuk lintasan yang lebih ekstrem. Intinya kami mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Selain peserta, aturan keselamatan juga diberlakukan bagi marshal dan penonton. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, berharap Gledekan tidak hanya menjadi atraksi olahraga ekstrem, tetapi juga mampu berkembang sebagai ikon wisata budaya yang tetap mempertahankan nilai sejarahnya.

“Kedepan kami berharap Gledekan yang asal mulanya merupakan alat angkut yang digunakan masyarakat untuk membawa rumput dari dataran atas ke bawah ini terus berkembang. Berkat kreativitas anak-anak muda, Gledekan kini menjadi sebuah olahraga sekaligus destinasi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri,” kata Shobih saat menyapa dan memberikan pesan kepada penyelenggara dan peseta Gledekan.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan agar kegiatan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan rasa aman bagi peserta maupun wisatawan yang datang menyaksikan.

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.