Pasuruan (WartaBromo.com) – Musim kemarau di wilayah Kabupaten Pasuruan hingga saat ini sudah berlangsung kurang lebih sekitar dua hingga tiga bulan dan menyebabkan sejumlah daerah mulai mengalami kekeringan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada empat desa di tiga kecamatan yang sudah mulai mengalami kekeringan.
“Ada 4 desa yg memasuki kekeringan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Desa Karangjati Kecamatan Lumbang, serta Desa Sibon dan Desa Petung Kecamatan Pasrepan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2026).
Meski demikian, Sugeng memastikan kondisi tersebut masih dapat dikendalikan. Kebutuhan air bersih bagi masyarakat maupun untuk ternak di wilayah terdampak masih berada pada batas aman
“Distribusi air sesuai kebutuhan warga sudah dilakukan, dan saat ini masih bisa teratasi,” imbuhnya.
Sugeng juga menilai kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah memperkuat infrastruktur penyediaan air bersih di daerah rawan kekeringan.
Meski begitu, BPBD Kabupaten Pasuruan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah rawan kekeringan dan siap menyalurkan bantuan air bersih apabila kebutuhan masyarakat meningkat seiring berlanjutnya musim kemarau.
“Pembangunan tandon air telah dilakukan di 32 dusun yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Lumbang, Winongan, Pasrepan, dan Kejayan. Keberadaan tandon tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bersih saat musim kemarau berlangsung,” pungkasnya. (Fir)





















