Dapodik Jadi Sorotan, Sejumlah Orang Tua Temukan Data Anak di Sekolah Lain

114

Jakarta (WartaBromo.com) – Dugaan pencatutan data anak dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah orang tua mengaku mendapati data anak mereka telah tercatat sebagai peserta didik di satuan pendidikan tertentu, meski anak tersebut belum pernah bersekolah atau didaftarkan di sekolah bersangkutan.

Keluhan tersebut salah satunya muncul di media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku baru mengetahui data anak mereka tercantum dalam Dapodik setelah melakukan pengecekan secara mandiri.

Akun Threads @lellyndiani mengaku terkejut setelah mengecek data anaknya. Ia menyebut anaknya tercatat di Dapodik pada sekolah yang tidak pernah ditempati.

“Barusan ada Threads lewat, katanya data anaknya dipake daftar dapodik tanpa sepengetahuannya. Pas aku cek data anakku, ternyata anakku juga sudah terdaftar di Dapodik di sekolah yang gak dia tempati,” tulisnya, Selasa (4/8/2026).

Keluhan serupa disampaikan akun Threads @nadyash__. Ia menyebut anaknya yang masih berusia 3 tahun 9 bulan bahkan belum pernah bersekolah, tetapi tercatat sebagai peserta didik di sebuah PAUD.

“Anak saya perempuan usia 3 tahun 9 bulan bahkan belum pernah sekolah dimanapun. Saya barusan cek di webnya dan GONG ternyata anak saya terdaftar di sekolah PAUD yang bahkan saya belum pernah ke sana,” tulisnya.

Persoalan tersebut tidak sekadar menyangkut ketidaksesuaian data. Sejumlah orang tua mengaku kesulitan ketika hendak mendaftarkan anak ke satuan pendidikan yang sebenarnya dituju karena dalam sistem anak sudah tercatat sebagai murid di sekolah lain.

Dalam kasus lain, terdapat orang tua yang mengaku anaknya bahkan dinyatakan telah lulus dari taman kanak-kanak (TK) tertentu. Kondisi itu disebut berdampak pada proses penerbitan ijazah, meski anak yang bersangkutan tidak pernah bersekolah di TK tersebut.

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan sistem pendataan pendidikan nasional yang digunakan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengambilan kebijakan di bidang pendidikan.

Pengelolaan Dapodik juga dilakukan dengan memperhatikan prinsip keamanan, kerahasiaan, serta pelindungan data pribadi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ramainya keluhan tersebut kemudian mendapat perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pemerintah menyatakan tengah melakukan verifikasi dan penelusuran terhadap informasi mengenai dugaan penggunaan data anak untuk didaftarkan ke Dapodik pada satuan pendidikan tertentu tanpa sepengetahuan orang tua.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI) Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan pihaknya menangani informasi tersebut secara serius dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan objektivitas.

“Saat ini kami tengah melakukan verifikasi dan penelusuran secara menyeluruh terhadap informasi yang beredar. Proses ini penting untuk memastikan fakta, kronologi, serta pihak-pihak yang terlibat sehingga langkah yang diambil didasarkan pada hasil pemeriksaan yang objektif,” kata Gogot. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.