Bangil (WartaBromo.com) – Adanya rencana kemungkinan penataan ulang daerah pemilihan (dapil) untuk pemilihan Pemilihan Legislatif (Pileg) daerah Kabupaten Pasuruan pada 2029 nanti mulai juga mendapatkan sorotan dari partai politik peserta pemilu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, meminta penyelenggara pemilu, khususnya KPU Kabupaten Pasuruan, tidak hanya mempertimbangkan jumlah penduduk atau daftar pemilih dalam wacana penataan ulang dapil.
Kondisi fiskal daerah, menurutnya, juga perlu menjadi pertimbangan. Arifin mengatakan, apabila nantinya jumlah dapil bertambah dari konfigurasi saat ini menjadi tujuh atau delapan dapil, konsekuensinya tidak hanya menyangkut peta politik, tetapi juga kebutuhan anggaran penyelenggaraan pemilu.
“Taruhlah nanti benar-benar ada penataan dapil menjadi 7 atau 8, maka kami dari PDI Perjuangan harus dipertimbangkan terkait anggaran juga. Dengan tambahan dapil otomatis ada penambahan penyelenggara, dan kita tahu hari ini terkait fiskal di APBD Kabupaten Pasuruan hari ini terkurangi. Ini juga menjadi pertimbangan,” kata Arifin.
Menurut Arifin kondisi fiskal tersebut penting dipertimbangkan, agar penataan ataupun penambahan dapil nantinya bisa berjalan seimbang tanpa membebani kondisi keuangan daerah.
”Jadi tidak serta-merta karena ada penambahan DPT kemudian ada penambahan, ada penataan dapil,” tambahnya.
Selain persoalan anggaran, Arifin juga meminta agar rencana penataan dapil dibahas bersama seluruh partai politik. Ia menilai partai politik yang terlibat langsung dalam kontestasi politik memiliki perhitungan dan kajian tersendiri berdasarkan konfigurasi dapil yang berlaku saat ini.
“Terkait penataan dapil, wacana dari teman-teman KPUD dan Bawaslu, kami dari PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan mengimbau agar wacana penataan dapil ini harus dibicarakan dulu dengan teman-teman DPC seluruh partai,” jelasnya.
Ia menambahkan, masukan dari seluruh partai politik diperlukan karena perubahan dapil berpotensi memengaruhi strategi dan peta persaingan pada Pemilu 2029.
“Itu menjadi pertimbangan karena kami yang ada di wilayah politik praktis tentu mempunyai program dan perhitungan dan kajian dengan dapil hari ini,” pungkasnya. (fir)





















