Sopir Pikap Tabrak Guru SMPN 2 Nguling Masih Berstatus Saksi, Polisi: Dugaan Mengantuk

16

Nguling (WartaBromo.com) – Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang mengakibatkan A.F. (43), guru matematika SMP Negeri 2 Nguling, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia. Korban meninggal setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak pikap di jalur Pantura, Senin (14/9/2026) pagi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Saat itu, korban tengah dalam perjalanan menuju sekolah untuk mengajar.

Dari informasi dan rekaman CCTV yang diperoleh, pikap melaju dari arah barat ke timur. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sepeda motor korban yang juga melaju searah.

Benturan keras membuat korban terjatuh. Bahkan, dari rekaman CCTV, korban terlihat sempat terseret kendaraan hingga sekitar 10 meter lebih sebelum akhirnya terjatuh di badan jalan.

Korban mengalami luka serius, terutama pada bagian kepala. Ia juga mengalami luka lecet pada kedua tangan serta babras pada kedua kaki.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Grati. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengemudi pikap Traga berinisial M.F. (26), warga Kabupaten Situbondo, masih menjalani pemeriksaan polisi. Hingga kini, polisi belum menetapkan pengemudi tersebut sebagai tersangka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, mengatakan pihaknya masih mendalami kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa pengemudi pikap.

“Dari pemeriksaan sopir mengantuk, Pak,” kata Zulkifli, Selasa (15/9/2026).

Meski demikian, Zulkifli menegaskan proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan. Pengemudi pikap saat ini masih diperiksa sebagai saksi.

“Masih taraf penyelidikan, Pak. Masih diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sejumlah saksi juga diperiksa untuk membantu mengungkap kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bodi belakang dan shock belakang bengkok. Sedangkan pikap mengalami kerusakan pada bagian bemper depan.

Korban diketahui merupakan guru matematika di SMP Negeri 2 Nguling. Pagi itu, ia sedang dalam perjalanan menjalankan aktivitasnya untuk mengajar sebelum akhirnya menjadi korban kecelakaan di jalur Pantura tersebut. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.