Pandaan (WartaBromo.com) Pertandingan Final Piala Bupati 2026 yang mempertemukan Kraton FC melawan Kejayan FC yang berlangsung di Stadion Plumbon Pandaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (29/9/2026) berlangsung cukup komdusif.
Namun kondusifitas ditengah lapangan nampaknya tidak membuat para suporter ikut kondusif. Setelah pertandingan usai terjadi kericuhan antara suporter yang masuk kedalam lapangan.
Sejak awal babak pertama kedua tampil kondusif dengan saling jual beli serangan. Dibabak pertama pertandingan berahir dengan skor 0-0.
Dibabak kedua Kejayan FC berhasil unggul 1-0 dari Kraton FC dan skor bertahan hingga babak kedua berakhir.
Namun sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai. Para suporter dari kedua tim langsung menyerbu masuk kelapangan sehingga terjadi kericuhan antara suporter.
Berdasarkan pantauan langsung dilokasi Stadion Plumbon, sejumlah kericuhan penonton sudah mulai terlihat saat pertandingan berlangsung.
Hingga puncak kericuhan terjadi setelah pertandingan selesai. Penonton juga terlihat mengejar wasit dan pemain.
Banyaknya jumlah penonton dari kedua tim yang masuk kelapangan membuat petugas keamanan yang berjaga sempat kewalahan menghalau dan menghentikan masa.
Untuk meredam masa, Wakil Bupati Pasuruan, Sobih Asrori sampai turun ketengah lapangan mengambil pengeras suara untuk membubarkan masa.
“Wess rek mari, Lek kisruh terus gak onok bal-balan mane,” teriaknya menggunakan pengeras suara. (Fir)





















