Motor Macet Di Tengah Rel, Pekerja Bangunan Tewas

233

Bangil (wartabromo) – Seorang pekerja bangunan asal Madiun, Nardi (50) tertabrak kereta api Sri Tanjung jurusan Surabaya-Banyuwangi di Dusun Masangan, Desa Blawi, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Senin (27/2/2012) sore.

Korban tertabrak kereta api penumpang dengan nomer loko CC 201 31 yang melaju kencang dari arah Surabaya saat melintas di jalur rel menuju tempat kostnya, tak jauh dari lokasi perlintasan rel kereta api tak berpalang pintu tersebut.

Salah seorang warga setempat, Miskan (45) menjelaskan, kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 17.00 wib saat korban terburu-buru hendak pulang usai bekerja di kawasan industri Pier Rembang. Namun tiba-tiba sepeda motor Honda Grand yang dikendarainya macet mendadak di tengah rel dan tak bisa digerakkan.

“Saat itu sedang gerimis, mungkin korban terburu-buru,” ujar Miskan saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Korban yang panik pun akhirnya tak mampu menghindari laju kereta api yang sangat cepat sehingga dirinya dan motornya terseret hingga sejauh 15 meter dari titik awal kejadian.

“Korban masih hidup,” ujar beberapa orang warga paska kejadian.

Kontan, sejumlah warga pun akhirnya berusaha menolong dengan melarikan korban ke rumah sakit umum dr R Soedarsono Kota Pasuruan.

Namun selang beberapa jam kemudian, berdasarkan data yang dihimpun wartabromo, nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan nafasnya yang terakhir di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. (yog/yog)