Berseteru, Guru Wanita Alami Kekerasan Fisik di Depan Siswa

164
Foto : Ilustrasi

Pasuruan (wartabromo) – Perseteruan antara sejumlah Guru di SMK Negeri Rembang, Pasuruan membuat masalah tersebut kian runyam. Pasalnya, salah seorang Guru kini berencana mengundurkan diri dari pekerjaannya lantaran kerapkali dilecehkan dan diteror oleh sejumlah guru lainnya. Parahnya, salah seorang  diantaranya menjabat sebagai Wakasek kesiswaan.

Guru yang enggan untuk disebut namanya tersebut berinisal NV(28) warga Bangil, Pasuruan yang mendapatkan perlakuan kasar dari rekan gurunya yang juga Wakasek Kesiswaan berinisal SW.

Ia mengaku, dipermalukan dengan tindakan fisik di depan para siswanya oleh Wakasek kesiswaan yang juga guru olahraga saat ia sedang menegur sejumlah siswa untuk masuk ruang kelas usai pelajaran olahraga.

Guru wanita tersebut tiba-tiba didatangi oleh SW dan didorong keningnya (jawa : dijulekno ) karena dianggap memarahi siswa kelas Kimia Industri (B) yang tengah mengikuti mata pelajaran olah raga meski NV adalah walikelas KI (B) tersebut.

“Waktu itu sudah pukul 11.00 WIB siang, sedangkan jam pelajaran olahraga seharusnya usai pukul 09.30 WIB,” kata NV dengan muka sedih saat ditemui sejumlah wartawan usai berkonsultasi tentang perkaranya tersebut ke unit PPA Polres Pasuruan.

Lebih parahnya lagi, aksi kekerasan ini disaksikan langsung oleh para siswa yang saat itu berkumpul usai pelajaran olahraga.

“Saya merasa dipermalukan. Seharusnya Pak Wandi memberikan contoh baik di depan siswa,” tambah Guru yang masih berstatus tidak tetap tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Edy Sasmita saat dikonfirmasi mengakui jika telah terjadi pertengkaran antar guru di SMK Negeri Rembang.

“Hari ini, (Kamis, red) saya memang menerima laporan ada guru bertengkar,” kata Edy Sasmita melalui telpon selulernya.

Kendati demikian, pihaknya meminta agar penyelesaian perseteruan antar guru tersebut diserahkan kepada pihak sekolah agar tidak berlarut dan mengganggu aktifitas belajar mengajar siswa. (j2/yog)