Ramadhan, Pedagang Masih Jualan Miras Arak Jawa

235
Arak Jawa - Kasat Binmas, Kasat Sabhara dan Kanit Buser menunjukan botol minuman keras jenis arak jawa yang berhasil ditemukan di salah satu toko, Sabtu (28/7/2012)

Bangil (wartabromo) – Bulan puasa ternyata tak membuat sejumlah pedagang ‘nakal’ berhenti berjualan. Mereka bahkan secara terang-terangan masih saja kedapatan menjual barang terlarang seperti minum-minuman keras berbagai merek. Seperti yang berhasil diungkap jajaran Polres Pasuruan dalam razia cipta kondisi, Sabtu (28/7/2012).

Puluhan miras jenis arak jawa dan merek lainnya berhasil diamankan dari sejumlah pedagang di wilayah Pogar, Bangil serta Kawasan Apollo Gempol.

Rata-rata para pedagang tersebut menyembunyikan barang terlarang itu dengan cara diletakkan bercampur dengan minuman softdrink lainnya sehingga hampir tidak diketahui perbedaannya dengan minuman biasa.

“Ini sama-sama putih dan dikemas dalam botol plastik polos,” kata AKP Ani Haryati, Kasat Binmas Polres Pasuruan sambil mencium bau minuman keras jenis arak jawa dalam kemasan botol plastik.

Minuman keras yang baunya menyegat tersebut ditemukan oleh petugas di salah satu toko milik Sohib di jalan Pogar, Bangil.

“Ada sekitar 19 botol arak jawa kita temukan di sini,” ujar AKP Misman, Kasat Shabara yang ikut dalam razia tersebut.

Selain arak jawa, petugas juga mengamankan sekitar 8 botol minuman beralkohol lainnya untuk dibawa ke Mapolres Pasuruan sebagai barang bukti.

Razia cipta kondisi ramadhan yang dilakukan oleh Polres Pasuruan tersebut kemudian dilanjutkan ke arah bundaran apollo, Gempol dan diteruskan ke arah kawasan Pandaan. Di sejumlah titik pertigaan seperti pertigaan jetak dan bypass pandaan tersebut, petugas berhasil mengamankan 10 anak jalanan dan pengamen.

Kapolres Pasuruan, AKBP Achmad Ibrahim dalam pernyataannya dihadapan wartawan menjelaskan, jika razia yang dilakukan oleh Polres Pasuruan adalah untuk menciptakan situasi yang kondusif selama ramadhan, termasuk melakukan penertiban dan pemberantasan penyakit masyarakat yang dianggap cukup meresahkan.

“Selama ramadhan kita akan terus melakukan giat razia cipta kondisi dan patroli termasuk pemberantasan miras, bahan peledak dan premanisme,” kata AKPB Achmad Ibrahim. (yog/yog)