Kepala Desa ‘Siap Maju’ Jadi Bupati

258
Nasi - Nadjib setiawan dan Sulthoni saat sedang difoto bersama

Pasuruan (wartabromo) – Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pasuruan pada 2013 nanti bakal ramai dengan Cabup-Cawabupyang diantarkan dari Partai maupun yang berangkat melalui jalur perseorangan atau Independent.

Kemenangan Jokowi dalama Pilkada DKI Jakarta versi penghitungan cepat menunjukkan bahwa kekuatan rakyat lebih besar dari sekedar elit Parpol, artinya kemenangan bisa diraih oleh siapapun yang dikenal dekat dengan rakyat jika ia memiliki visi misi yang jelas serta bisa berbaur dengan masyarakat.

Bahkan, pada Pilkada 2013 nanti, tidak menutup kemungkinan, Kepala Desa pun bisa merebut kursi Bupati Pasuruan jika rakyat se-Kabupaten Pasuruan menghendakinya.

Hal ini terlihat dari kian solidnya Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) dan juga Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang anggotanya terdiri dari Kepala Desa dan perangkat se-Kabupaten Pasuruan.

Ketua Parade Nusantara Kabupaten Pasuruan, Nadjib Setiawan mengatakan, seorang Kepala Desa bisa mencalonkan diri melalui Jalur perseorangan lantaran ia bisa mengumpulkan sejumlah syarat yang ditetapkan oleh KPUD seperti fotocopy KTP maupun KK milik warganya dengan lebih mudah.

“Parade Nusantara dan PPDI Kabupaten Pasuruan akan mengukir sejarah jika bisa memenangkan pemilukada melalui jalur independen,” ujar Kepala Desa Kedungringin, Beji tersebut berapi-api.

Menurutnya, Seorang Kepala Desa bisa dengan mudah meraih suara dalam Pilkada dengan menggunakan jaringan Parade Nusantara maupun Persatuan Perangkat Desa Indonesia.

“Di Kabupaten Pasuruan, ada berapa ratus kepala desa dan perangkat desa serta para keluarganya.Ditambah lagi para pendukung setia dari kepala desanya itu sendiri. Secara hitung-hitungan kasar, Kita sudah bisa memenangkan perebutan kursi Bupati dan Wakil bupati,” lanjutnya.

Sikap optimis Nadjib pun disambut pula oleh rekannya Sulthoni Arifin yang juga sama-sama berharap bisa mencalonkan diri sebagai pasangan dalam Pilkada 2013 nanti. Bahkan, Keduanya siap jika mereka yang ditunjuk untuk maju sebagai pasangan nantinya.

“Kita semua Siap. Jika saya dan pak Nadjib yang maju, akromimnya menjadi NASI (Nadjib-Sulthoni,” ujar Kepala Desa asal Desa Candiwates, Prigen yang juga Wakil Ketua Parade Nusantara tersebut, tersenyum.

Kendati demikian, perjuangan para Kepala desa dan perangkatnya yang tergabung dalam Parade Nusantara dan PPDI Kabupaten Pasuruan masih belum usai. Keinginan untuk segera disahkanya Undang-Undang tentang desa yang isinya 10% APBN untuk kemaslahatan rakyat desa belumlah tercapai. Mereka berharap bisa kembali bekerja membangun desa untuk mengembalikan kejayaan pada era 80-an yakni swasembada pangan. (h8/yog)