Kabut Iringi Tawur Kasanga Umat Hindu Suku Tengger

196

Tosari (wartabromo) – Jelang Perayaan Hari raya nyepi, ribuan umat Hindu dharma suku Tengger Gunung Bromo melaksanakan Tawur Kesanga atau Pecaruan Agung di lapangan Telogosari, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (11/3/2013).

Tawur Kesanga atau Pecaruan Agung merupakan rangkaian prosesi umat Hindu dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1935.

Seperti tahun sebelumnya, upacara Tawur Kesanga tahun ini dipimpin oleh Panandita  dan Pemangku untuk menghaturkan pecaruan Buta Kala agar tidak mengganggu umat manusia.

Meski dalam suasana berselimut kabut, ratusan umat hindu suku tengger mengarak ogoh-ogoh dengan berbagai rupa menuju lapangan Telogosari, Tosari. ogoh-ogoh adalah boneka berukuran raksasa yang menggambarkan roh jahat yang ada di sekitar kehidupan manusia.

Setelah diarak, ogoh-ogoh tersebut dikumpulkan untuk kemudian dibakar dalam upacara pengrupukan agar tak lagi menganggu kehidupan manusia.

Upacara Tawur Kasangan sendiri diikuti oleh para pemuka, Panditha dan Pemangku serta para Dukun Suku Tengger.

Sebelumnya umat hindu suku tengger mengawali pecaruan Agung tahun ini dengan menggelar upacara Melasti di sumber air Widodaren. Upacara tersebut dilaksanakan untuk menyucikan diri sendiri serta seluruh isi jagat dengan mengambil air suci di sumber air yang ada di dalam sebuah gua di lereng pegunungan Bromo.

Air suci itu digunakan untuk menyucikan perlengkapan pura seperti pratina, arca, atau pralingga serta berbagai simbol pendekatan kepada sang  hyang widhi.(yog/yog)