KartaNU Ketua Terpilih PCNU Bangil Terindikasi Palsu ?

827
Kompak - Ketua PCNU terpilih KH Nadjib Setiawan (Kanan) dan KH Syamsul Ma'arif, Mantan Ketua PCNU Bangil (kiri) usai Konfercab NU Bangil beberapa waktu lalu. Foto : H8
Kompak - Ketua PCNU terpilih KH Nadjib Setiawan (Kanan) dan KH Syamsul Ma'arif, Mantan Ketua PCNU Bangil (kiri) usai Konfercab NU Bangil beberapa waktu lalu. Foto : H8
Kompak – Ketua PCNU terpilih KH Najib Syafi’i (Kanan) dan KH Syamsul Ma’arif, Mantan Ketua PCNU Bangil (kiri) usai Konfercab NU Bangil beberapa waktu lalu. Foto : H8

Bangil (wartabromo) – Belum genap sebulan usai ditetapkan sebagai Ketua terpilih PCNU Bangil, KH Najib Syafi’i diterpa isu tak sedap terkait keabsahan Kartu Tanda Anggota NU yang dimilikinya.

Tim Investigasi Pencari Kebenaran dan Keadilan (TIP-KK ) PCNU Bangil menemukan indikasi pemalsuan Kartanu yang dilakukan oleh KH Najib Syafi’i untuk memenuhi persyaratannya maju dalam pemilihan Ketua PCNU Bangil, Minggu (22/9/2013) lalu.

Koordinator tim, Nanang Husaini mengatakan, jika Kartu Tanda Anggota bernomor ID 13.309506.0001.56 milik KH Najib Syafi’i tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh PT Ertindo Perkasa selaku pelaksana Pendataan KartaNU di wilayah Jawa Timur. Padahal kartu tersebut ditunjukkan olehnya ke pimpinan sidang untuk memenuhi persyaratan pencalonan.
PT Ertindo Perkasa yang beralamat di jalan Gayungsari XI nomer 14 Surabaya bahkan secara tegas mengeluarkan surat keterangan jika pihaknya tidak pernah mengeluarkan kartu bernomer ID 13.309506.0001.56 tersebut.

Menurut Nanang, salah satu bunyi tata tertib Pemilihan Ketua PCNU dalam Konferensi Cabang Pasal 17 ayat 3 dan 4 yakni ‘Seorang bakal calon harus aktif menjadi pengurus NU atau banomnya sekurang-kurangnya selama 2 tahun dan yang dimaksud aktif sebagai anggota sebagaimana dimaksud ayat 3 adalah keanggotaan harus dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota NU (KartaNU) yang masih berlaku (POA tentang syarat kepengurusan pasal 2 ayat 2).

“Pemalsuan KartaNU ini termasuk pelecehan terhadap Organisasi karena kartaNU ini adalah program nasional yang di selenggarakan oleh PBNU dan PWNU Jawa Timur,”ujar Nanang pada wartawan.

Menurutnya, pihaknya sudah berkirim surat kepada PWNU Jawa Timur untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Atas munculnya isu tak sedap tersebut, KH Najib Syafi’i sendiri belum bisa dikonfirmasi, berulang kali handphone miliknya tak bisa dihubungi. Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh wartabromo, Pria yang unggul dalam perolehan suara pemilihan Ketua PCNU tersebut sedang berada di Jakarta.

Sementara itu, salah seorang pengurus PCNU Bangil KH Muadz mengatakan, dirinya yakin jika KH Najib Syafi’i tak akan melakukan hal tersebut. Menurutnya, hasil temuan masih harus dicermati dan diteliti kebenarannya. Pihaknya meminta agar semua pihak legowo dan menerima hasil konfercab NU Bangil.

“Kalau saya pribadi menilai KH.Najib Syafi’i tidak akan melakukan hal tersebut. Marilah kita legowo dengan hasil konfercab tersebut,dan janganlah merasa sakit hati bila jagonya kalah dalam konfercab,”ujar KH Muadz saat dihubungi wartabromo.

Sebelumnya, pemilihan Ketua tandfiziah PCNU Bangil yang diselenggarakan melalui Konfercab NU tanggal 22 september 2013 lalu berjalan lancar. KH Najib Syafi’i unggul dari rivalnya yang juga mantan Ketua PCNU Bangil sebelumnya , KH Syamsul Ma’arif dengan perolehan 61 suara. Sementara, KH Mushonif terpilih sebagai Rois Syuriah PCNU Bangil periode 2013-2018. (h8/yog)