Takut Kena Black List, Bupati Probolinggo Ngotot Lanjutkan Proyek SPAM

421

proyek-SPAM-probolinggoGending (wartabromo) – Meski proyek Saluran Penyedian Air  Minum  (SPAM) di Kecamatan Krucil belum berjalan  mulus lantaran adanya penolakan dari sejumlah warga Desa Kalianan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Namun Bupati  Probolinggo  tetap berkomitmen untuk tetap melanjutkan proyek tersebut.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari  mengaku, masalah pembangunan proyek SPAM yang ada di wilayah  Krucil tetap akan dilanjutkan meski ada kendala dari warga yang ada di daerah setempat. Dia beralasan proyek pembangunan tersebut merupakan bentuk bantuan  pemerintah pusat  melalui Kementrian Sumberdaya  Alam (SDA).

“Jika pembangunan tersebut tidak bisa dilanjutkan. Maka secara otomatis Kabupaten akan di black  list untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (25/3/2014).

Tantri juga mengatakan, jumlah bantuan untuk pembangunan Proyek  SPAM  Krucil  tahun 2013 kemarin sebesar 12 milliar. Sayang, pembangunannya terhambat lantaran sebagian warga sekitarnya kurang menerima atas dibangunnya proyek tersebut. Mereka berasalan jika proyek tersebut dikhawatirkan akan mengurangi sumber mata  air dari air terjuan darungan.

“Beberapa waktu lalu perwakilan warga sudah dijelaskan secara teknis tentang tata cara pengambilan sumber mata air itu. Namun  masyarakat  belum juga menyadarinya kalau air tersebut tidak akan tersedot habis meski disalurkan kedaerah lainnya,” jelas Tantri.

Melihat kondisi  penolakan sebagian masyarakat di Desa Kalianan, pihaknya akan melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi.

“Kami akan lakukan langkah ini, setelah pelaksanaan pemilu legisaltif  nantinya,”janjinya.

Menurutnya, bagaimanapun cara yang akan ditempuh oleh pihaknya, pembangunan proyek SPAM  itu harus terlaksana.

“Pembangunan SPAM akan tetap dilanjutkan, meski ditempuh dalam langkah apapun saja,”  tegas Bupati. (rhd/yog)