Diberi Dukungan Kyai, Prabowo Menangis dan Ingat Mati

850
prabowo
Capres Prabowo Subianto menggenakan surban merah putih pemberian para kyai / fyd / wartabromo.com

Wonorejo (wartabromo) – Calon Presiden Prabowo Subianto menahan haru dan sempat bicara terpatah-patah saat menyampaikan pidatonya di hadapan para kyai se-Jatim setelah dirinya menerima dokumen dukungan dan sorban motif merah putih yang dikalungkan secara simbolis oleh KH. Muhammad Subadar, Besuk, Pasuruan didampingi oleh sejumlah kyai dari berbagai daerah tersebut.

“Saya sangat terharu, rasanya gak bisa nahan (tangis), karena saya rasakan suatu kepercayaan yang besar yang diletakkan di atas pundak saya. Insyaallah saya tidak akan mengecewakan,”ujar Prabowo saat diberikan kesempatan untuk berpidato dalam kegiatan istighosah dan silaturahmi kyai se-Jatim di Ponpes Al-Yasini, Wonorejo, Pasuruan.

Dalam pidatonya, Prabowo yang hadir didampingi oleh Mahfud MD ini mengaku jika berdekatan dengan kyai tidak dilakukannya hanya pada saat menjelang pemilu melainkan sudah dilakukan sejak masih muda dan berstatus sebagai seorang prajurit. Hal ini terjadi lantaran sebagai seorang prajurit kerap berhadapan dengan medan perang dan maut.

“Kalau Prajurit di atas meja pasti tidak akan cari kyai, tapi kalau prajurit di medan tempur pasti cari kyai,”jelasnya.

Dihadapan para kyai yang hadir, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini juga menceritakan sepak terjangnya selama menjadi seorang tentara yang harus berhadapan dengan maut di medan pertempuran. Prabowo bahkan mengaku sudah tiga kali harus mengucapkan kalimah syahadat lantaran berkeyakinan akan meninggal dunia di medan perang.

“Saya diberitahu oleh kyai saya. Kalau nafasmu sudah terakhir, kamu harus mengucapkan dua kalimah syahadat. Dari segi akal, waktu itu saya tidak mungkin selamat. Musuh sudah mengepung saya, peluru saya sudah hampir habis,” cerita Prabowo dengan berapi-api.

Sementara itu, Kyai Anwar Iskandar yang ditunjuk untuk menjadi perwakilan para kyai yang hadir dalam silaturahmi kyai se-jatim tersebut mengatakan, jika dukungan yang disampaikan kepada Prabowo tersebut tanpa syarat.

“Kami ingin Indonesia selamat. Tidak ingin apa-apa kecuali itu,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan silaturahmi para kyai se-jatim tersebut dihadiri oleh para kyai mulai dari ujung timur yakni Banyuwangi hingga ke ujung barat yakni Pacitan Sumenep dan Madura.Mereka adalah para kyai sepuh sungguhuan, baik secara usia, ilmunya, pengalaman dan tirakatnya.

“Jadi kalau bapak didoakan oleh kiai sepuh insaAllah akan dikabulkan,”ujar KH Anwar Iskandar.

Kegiatan Istighosah dan Silaturahmi yang diadakan di Ponpes yang diasuh KH Mujib Imron ini dihadiri pula sejumlah kyai ternama seperti KH Nawawi Abdul Jalil, KH Mas Subadar, KH Idris Hamid, KH Moh. Anwar Manshur, KH A Idris Marzuki, KH Abdulloh Bafaqih, KH Nurul Huda jazuli dan sejumlah kyai lainnya.

Sebelumnya, Capres Prabowo Subianto yang datang menggunakan Helikopter juga berziarah ke makam Almaghfurlah Romo kyai Hamid di komplek Masjid jami’ Al-Anwar Kota Pasuruan. (yog/yog)