Tahun 2018, Prigen akan Jadi Kawasan Wisata Keluarga Impian

989

pengunjung Tretes juga bisa menikmati jasa naik kudaPrigen (wartabromo) – Terlepas dari image-nya selama ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan ingin menjadikan Kecamatan Prigen yang memiliki potensi keindahan alam sebagai Kawasan Wisata Keluarga.

Tahun 2018 adalah tahun dimana Prigen akan berubah drastis menjadi kawasan wisata keluarga impian yang di dalamnya diharapkan akan tersedia Recreational Park atau Wahana Rekreasi yang memiliki sarana mainan air dan alam, sarana olahraga, serta sarana gardu pandang dengan teleskop tele. Selain itu, Prigen juga akan mempunyai kebun bunga yang sangat lengkap, ditambah dengan pasar buah dan wisata seni budaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Trijono Isdijanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Senin (26/1/2015).

“Dulu Prigen pernah memiliki sebuah gedung yang dinamai The Window of the World. Dari situlah, kita ingin menghidupkan Prigen dengan sebesar-besarnya, melalui publikasi sebanyak-banyaknya,” kata Trijono.

Baca Juga :   Penasaran Ular Sanca, Warga Berkerumun di Jembatan Bajangan

Menurutnya, Kecamatan Prigen memiliki banyak potensi pendukung untuk menuju Kawasan Wisata Keluarga, diantaranya udara bersih dan segar serta panorama alam yang indah, infrastruktur yang mendukung, sarana transportasi yang memadai, tersedianya penginapan dan kuliner serta akses kemudahan menuju kawasan Prigen.

“Prigen memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, mengingat posisinya di lereng Gunung Arjuno dan Welirang. Penduduknya juga masih didominasi oleh kalangan menengah ke bawah dan yang paling utama karena Prigen memiliki banyak pilihan villa ataupun hotel yang sangat menunjang untuk kegiatan wisata,” ujar Trijono.

Hanya saja, sampai saat ini, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, utamanya dalam hal merubah mindset masyarakatnya.

Baca Juga :   Pemkot Pasuruan Tak Gegabah Teken MoU Proyek Umbulan

“Tahun ini kita akan melakukan kajian dengan Bappeda Kabupaten Pasuruan perihal design dan pola pembangunan kawasan wisata keluarga,”ujarnya.

Dalam kajian tersebut, lanjutnya, seluruh elemen masyarakat terkait akan dilibatkan, seperti PHRI (Persatuan Hotel dan Resort Indonesia), Kominfo, Koperasi, Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Pasuruan,Travel Agent, Disperindag, Badan Perijinan Penanaman Modal, PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), Pengusaha hingga KADIN (Kamar Dagang Industri).

“Masih melekatnya image prigen sebagai kawasan seksual itulah yang menjadi PR yang harus segera dituntaskan. Semua masyarakat di Prigen harus menyatukan pikiran demi menjadikan prigen sebagai kawasan wisata keluarga,”ucapnya. (eml/yog)