Diiringi Lagu Ciptaan Bupati Pasuruan, Warga Rembang Demo Jalan Rusak

673

jalan-pasuruan

Rembang (wartabromo) – Ratusan warga melakukan aksi blokir jalan di Desa Ketapan Kecamatan Rembang, Pasuruan, Senin (16/3/2015) siang. Mereka kesal lantaran jalan setempat kian rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama 10 tahun terakhir.

Kekesalan warga tersebut ditunjukkan dengan melakukan blokade jalan menggunakan batu dan menanami lubang jalan dengan pohon pisang. Warga yang mengaku kecewa lantaran tak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Daerah setempat bahkan membakar ban bekas sebagai bentuk rasa kesalnya.

“Sudah sepuluh tahun jalan ini dibiarkan saja. Rusaknya kian parah mas,” ujar Riyanto, salah seorang warga.

Sejumlah spanduk bernada protes seperti ‘Dalan Rusak koyo Ngene Pejabat lan Wakilku Kok Ganok sing ngreken, Lek Ngene Rakyat Sambat Nang Sopo?, dan sejumlah tulisan protes lain dibentangkan di tengah-tengah jalan.

Menariknya, mereka beraksi sambil mendengarkan lagu-lagu yang diciptakan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf seperti lagu Pasuruan Gumuyu dan membangun Pasuruan. Seakan-akan sedang mengingatkan orang nomer satu di Kabupaten Pasuruan tersebut untuk memperhatikan sarana dan prasarana warga.

“Saya ini dulu tim suksesnya Gus Irsyad. Tapi sekarang kok lupa janji-janjinya, ini jalan warga sudah rusak mala tidak kunjung diperbaiki,” ujar pria yang mengaku bernama Nanang Ma’ruf kesal.

Akibat aksi blokir jalan ini, warga di Desa Oro-oro ombo kulon dan Pekoren tak bisa melintas, mereka terpaksa harus berputar lantaran adanya aksi ini.

Rusaknya jalan di dua kecamatan sepanjang 5 kilometer tersebut disinyalir lantaran banyaknya truk pengangkut pasir dan batu untuk proyek pembangunan tol-gempol yang hilir mudik melalui jalan desa setempat. (yog/yog)