Polisi : Dua Karyawan PT Matrix Meninggal Akibat Dihantam Tutup Baja

4942

meledak pasuruanPurwodadi (wartabromo) – Penyebab ledakan tabung ketel (pemanas) yang mengakibatkan dua karyawannya meninggal di PT. Matrix Purwodadi, Pasuruan Selasa (17/3/2015) pagi hingga kini belum diketahui.

Namun berdasarkan hasil keterangan yang didapatkan pihak petugas kepolisian setempat menyebutkan ledakan yang menewaskan dua orang karyawan yakni Moch. Irfan (28) warga Dusun Sumbertejo Rt 04 Rw 02 Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari dan Yusuf Efendi (30) warga Desa Parelegi Kecamatan Purwodadi tersebut terjadi saat dua pegawai cleaning service tersebut sedang bersih-bersih di sekitar lokasi.

Kapolsek Purwodadi, AKP Yusuf Anggi menegaskan, saat terjadinya ledakan, korban masih berada sekitar 15 meter dari lokasi tutup tabung yang meledak. Namun, secara tiba-tiba tabung ketel pemanas meledak dan tutupnya mengenai tubuh korban.

Baca Juga :   Didakwa Mati, Empat Anak Buah Taat Pribadi Ajukan Eksepsi

“Keduanya tewas seketika dengan luka mengenaskan akibat terhantam tutup tabung yang terbuat dari baja dengan diameter 3 meter yang terlepas setelah ledakan,” tambah mantan Kasatnarkoba Polres Pasuruan tersebut.

Saat kejadian, lanjutnya, terdengar suara ledakan cukup keras hingga radius 300 meter.

Sementara itu, pihak manajement perusahaan hingga berita ini diturunkan belum bersedia memberikan keterangan kepada petugas maupun media lantaran pemilik perusahaan masih berada di luar Pulau.

Seperti dilaporkan sebelumnya, dua orang karyawan PT. Matrix sebuah perusahaan karet yang memproduksi rol untuk banner dan spanduk di Purwodadi Pasuruan tewas akibat terkena ledakan ketel pemanas.

Kedua korban langsung dimakamkan hari ini oleh pihak keluarga setelah menjalani visum luar di kamar jenazah RSUD Bangil Pasuruan.

Baca Juga :   Kampanye Nasional Bersama Raja Dangdut, PKB Bangkit Untuk Menang

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum dalam sehingga kedua jenasah langsung dibawa pulang oleh pihsk keluarga” pungkas AKP Yusuf Anggy. (ryn/yog)