Ini Penyebab Fireman Kabupaten Pasuruan Sering Telat Atasi Kebakaran

358
Pemerintah Kabupaten Pasuruan menambah dua unit mobil pemadam kebakaran pada Juli 2015 lalu setelah bertahun-tahun mengandalkan dua armada. Dua armada sebelumnya memang tidak maksimal karena satu diantaranya sudah sangat tua. Sayangnya, penambahan armada tersebut tidak diimbangi dengan penambahan personel./Gesang Arif Subagyo/wartabromo.com

Bangil (wartabromo) – Wilayah Kabupaten Pasuruan yang luas tidak dimbangi dengan kekuatan personel petugas pemadam kebakaran (PMK) yang memadai. Seringkali petugas kelabakan menjinakkan api sehingga mengakibatkan objek kebakaran tidak bisa diselamatkan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan, Ruspandi, mengakui jumlah petugas yang dimiliki jauh dari ideal.

“Untuk Standart Operasional satu unit mobil pemadam kebakaran digawangi adalah 6 orang, namun kenyatanya saat ini hanya diisi oleh 5 orang,” kata Ruspandi, kepada wartabromo.com melalui sambungan telepon, Sabtu (12/9/2015).

Idealnya, kata Ruspandi, jumlah petugas lapangan sebanyak 72. Rinciannya 6 personel kali 4 regu (armada mobil) kali 3 jam piket.

“Saat ini jumlah keseluruhan tenaga di UPT Pemadam Kebakaran hanya 28 orang, termasuk pimpinan,” terang Ruspandi.

Ruspandi mengatakan, pihaknya belum melayangkan permintaan penambahan petugas secara tertulis. Meski demikian pengajuan secara lisan sudah sering kali disampaikan kepada Bakesbangpol.

“Informasinya anggarannya terbatas,” imbuhnya.

Menurut dia, kurangnya jumlah personel menganggu kinerja dan pelayanan pada masyarakat akan terganggu. (egy/fyd)