Remaja Sukses Berbisnis Klepon Buah: Rasa Melon dan Durian Banyak Diburu (2)

4765
Aneka klepon buah kreasi Reynaldi/wartabromo.com

Gempol (wartabromo) – Reynaldi Angga Pratama Sazali (23), mahasiswa Universitas Brawijaya asal di Jalan Panderejo 05 A Gempol, Kabupaten Pasuruan sukses dengan hasil kreasinya memodifikasi klepon original menjadi klepon buah dengan beragam variasi rasa. Baca: Kisah Reynaldi, Remaja Sukses Berbisnis Klepon Buah (1)

Kepada wartabromo.com, ia bercerita panjang lebar perihak krasinya tersebut. Awalnya ia membuat klepon buah dengan dua pilihan rasa yakni rasa jeruk, dan apel. Namun, ternyata jeruk dan apel susah untuk dicombine dengan rasa kelapa parut.

Rasa asam pada jeruk dan apel membuat klepon menjadi seperti basi. Ia kemudian mencoba buah lain. Dan ternyata ia berhasil menemukan buah yang cocok, yakni Strawberry, Durian, Melon, dan Anggur. Ia juga berhasil menciptakan klepon  rasa coklat.

Sayang, ia enggan membagikan resep klepon buahnya, meski tergoda memberikan sedikit bocoroan bagaimana klepon buah ciptaaanya dibuat. Dikatakan Pay, panggilan akrabnya, hampir semua proses pembuatan klepon sama seperti cara membuat klepon pada umumnya. Bedanya ada pada bagian isi dan adonan. Untuk adonan, ia campur menggunakan buah yang sebelumnya sudah diambil airnya. Sedangkan untuk isi klepon, diisi dengan pure (menyerupai jus namun teksturnya lebih kasar). Sehingga bagian kulit klepon dan isi kelpon bernar-benar terasa buah.

Ia menjual satu kardus kecil berisi 9 biji klepon seharga Rp 6000. Sedangkan untuk rasa original, dijual Rp 4000 per kotaknya. Kini sudah sekitar 4 tahun usaha kelpon buahnya berjalan. Dalam sehari dia bisa mendapat omset Rp 2 juta perhari. Dan pada weekend akan bertambah menjadi Rp 3 juta – Rp 5 juta per hari.

“Sebulan omset bisa mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta. Tapi kalau bersihnya rahasia,” ujarnya sambil tertawa.

Dari sekian banyak pilihan varian rasa, klepon rasa melon dan durian lah yang paling banyak diburu pembeli. “Nggak tahu kenapa. Tapi kata konsumen, yang rasa apel itu benar-benar segar rasanya. Kalau rasa durian karena itu langka, sebab durian kan musiman,” ujarnya.

Selain bisa meningkatkan penadapatan keluarganya, kini Pay telah memiliki penghasilan sendiri. Rencananya dia akan membuka cabang toko klepon buah di Malang. “Sekarang lagi cari-cari ruko untuk dipakai jualan,” terangnya.

Bahkan berkat kreasinya itu, ibunya semakin bangga kepadanya. Sebab, kelpon buah ciptaaanya telah menjadi  percontohan UMKM di Pasuruan tentang inovasi dan bide kreatif. Kelpon buahnya dinilai sebagai UMKM di Kabupaten Pasuruan yang berhasil membuat inovasi baru dari jajanan tradisional. Dia berharap kedepan, klepon buah bisa menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan. (Tabloid WartaBromo)