Tak Terpengaruh El Nino, Wisata Rafting Pekalen Tetap Ramai

391

raftingTiris (wartabromo) – Peningkatan suhu atau El Nino di Indonesia membuat beberapa operator wisata arung jeram di beberapa tempat sulit beroperasi. Karena membuat ketinggian air sungai turun di bawah normal dan tidak bisa diarungi.

Namun, hal itu tidak terjadi di Sungai Pekalen, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, Sungai Pekalen merupakan sungai permanen, dengan lebar rata-rata 5-20 meter dan kedalaman air sekitar 1-3 meter. Sehingga dapat diarungi, meski di musim kemarau arusnya tidak sederas saat penghujan di bulan Januari hingga April.

“Di musim kemarau ini, rata-rata masih diatas 60 centimeter, batas normal untuk diarungi. Cukup nyaman untuk rafting,” ujar Opik, pegawai operator rafting, Minggu (20/09/2015).

Debit air Sungai Pekalen 2-3 tahun terakhir masih sama dan masih dapat diarungi. Jumlah pengunjung tiap minggunya juga stabil, rata-rata 100 orang pada hari biasa dan 200 orang pada saat weekend.

“Sungai ini dikategorikan memiliki tingkat kesulitan (grade) II sampai dengan III. Sehingga, rafting di Pekalen tidak perlu banyak-banyak mendayung, seperti halnya rafting di daerah Jawa Barat,” terangnya

Rafting di Sungai Pekalen terbagi atas tiga, yaitu sungai Pekalen Atas, Pekalen Tengah dan Pekalen Bawah. Rafting di Pekalen atas memiliki trip sepanjang 12 km, Pekalen tengah 7 km dan Pekalen bawah 10 km. Pekalen Atas memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk berarum jeram dibandingkan dengan Pekalen Bawah.

Pekalen atas memiliki tingkat yang paling tinggi dalam berarum jeram. Dijalur ini, pengunjung disuguhi berbagai jeram dan melewati 10 air terjun yang sangat indah.

“Seru saat melewati jeram yang kemudian menuju dibalik air terjun. Kemudian menyeberang melewati air terjun. Merasakan derasnya guyuran air terjun, sangat amazing,” ungkap seorang traveller Yulius Christian. (saw/hrj)