Warga Murka Berawal Dari Pengakuan Korban Terkecil

389
kasur BB
Petugas mengamankan barang bukti kasur aksi pencabulan

Grati (wartabromo) – Kemarahan warga Desa Kalipang, Kecamatan grati, Kabupaten Pasuruan, yang nyaris tidak terbendung atas Sahrul, berawal dari pengakuan salah seorang korban terkecil berinisial V. Hal itu disampaikan salah satu ayah korban, Mulyanto (45).

“Awal diketahuinya dari korban yang baru berusia 6 tahun yang masih duduk di bangku TK. Korban kesakitan pada bagian vitalnya,” kata Mulyanto, saat bertemu di Mapolresta Pasuruan, Selasa (13/10/2015).

Orang tua korban yang curiga, akhirnya menanyai korban dan mencoba menelusurinya. Ternyata diketahui bukan hanya putrinya saja yang menjadi korban. Masih ada lima bocah lagi.

“Sebenarnya ada enam anak. Tapi yang disebutkan hanya lima anak saja, karena yang seorang sengaja diungsikan, karena masih adik angkat pelaku. Tapi saya tidak terima kalau yang diproses hanya lima anak, semua enam anak harus diproses bersama,” terang Mulyanto.

Seperti diketahui warga Desa Kalipang nyaris menghabisi Sahrul Anam yang tega mencabuli lima bocah di lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Beruntung tim Reskrim Polresta Pasuruan bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku dari sasaran kemarahan warga. (hrj/hrj)