Amankan Pria Tertuduh Dukun Santet, Polisi dan Warga Nyaris Bentrok

0
139
Foto: Sundari A W (wartabromo)

Kraksaan (wartabromo) – Bentrok nyaris terjadi antar polisi warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, karena isu santet, Jumat (11/12/2015). Warga menyerang polisi yang mengamankan seorang tertuduh dukun santet dari amukan massa.

Peristiwa ini bermula saat polisi hendak mengamankan Pangkat alias Romli (60), warga desa setempat, yang dituduh memiliki ilmu santet oleh para tetangganya. Ratusan warga terlibat saling dorong dengan petugas kepolisian yang mencoba mengamankan Romli yang bersembunyi di kediaman rumah saudaranya.

Warga yang berkukuh merebut paksa Romli merangsek dan menyerang barisan petugas.  Mereka ngotot dan  mengejar polisi saat mengevakuasi Romli ke mapolres. Bahkan, beberapa warga terlihat melakukan pelemparan batu terhadap Romli.

Tak hanya Romli yang menjadi sasaran amukan warga, rumahnya yang tak jauh dari lokasi kericuhan, juga menjadi sasaran pelemparan dan pengerusakan. Akibatnya, kaca depan rumah Romli pecah, beberapa perabotan rumah tangga rusak dan material bangunan kondisinya banyak yang hancur.

Hairul Anam (30), salah seorang warga mengatakan aksi frontal warga terjadi lantaran salah satu warga setempat, yakni Zainal (21), meninggal setelah mengalami sakit selama 4 bulan. Sejumlah warga meyakini bahwa kematian Zainal diduga disebabkan ilmu santet yang dikirimkan oleh Romli.

“Sudah lama warga yakin Romli memiliki ilmu hitam. Apalagi ditambah dengan kematian Zainal tadi pagi,” tuturnya.

Polisi bertindak tegas menangkap warga yang dianggap menjadi provokator kericuhan. “Kami masih melakukan proses penyelidikan atas kasus ini. Dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi dan pelaku pengrusakan,” ujar Wakapolres Probolinggo Kompol Sujiono. (saw/fyd)