Transaksi Penukaran Uang Baru Jalanan Bisa Capai Rp 15 Jutaan

1509

Penyedia jasa tukang uang baruPasuruan (wartabromo) – Kebiasaan sebagian muslim menggunakan uang baru yang akan diberikan kepada sanak-kerabat saat lebaran membuka peluang usaha yang potensial, yakni jasa penukaran uang baru. Peluang tersebut selalu dimanfaatkan sejumlah warga untuk berbisnis musiman jasa penukaran uang baru.

Di Pasuruan, penyedia jasa penukaran uang baru sudah mulai mangkal di pinggir-pinggir jalan sejak hari kedua Ramadhan. Jumlah mereka semakin banyak saat memasuki minggu kedua Ramadhan.

Di Kota Pasuruan, di sejumlah ruas jalan sudah tampak para penyedia jasa uang baru, seperti di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Balai Kota, Jalan Wahidin Sudirohusodo dan lokasi lainnya.

Widia (27), salah satu penyedia jasa penukaran uang pinggir Jalan Panglima Sudirman mengungkapkan bisnis penukaran uang baru memang menjanjikan. Bisnis tersebut, kata dia tidak akan mengalami kerugian.

Baca Juga :   Marak Konten Negatif, Kapolres Probolinggo Kumpulkan Ulama

“Memang gak rugi, tapi kalau keuntungan yang tergantung yang datang menukar,” kata Widia, Jumat (17/6/2016).

Pada pekan kedua Ramadan, transaksi uang baru tidak terlalu tinggi. Menurut Widia, puncak penukaran terjadi seminggu sebelum lebaran.

“Hari ini saya sudah transaksi Rp 5 juta,” Widia yang ditemani suaminya.

Lokasi mangkal juga sangat berpengaruh pada banyak tidaknya penukar yang datang. Widia mengaku lokasinya saat ini sudah ssangat strategis.

“Sebelum di sini saya pindah-pindah. Saya sudah hampir sepuluh tahun bisnis beginian,” ujarnya.

Harga uang baru atau yang ia sebut imbalan jasa penukaran, semakin tinggi saat mendekati lebaran.

“Sekarang Rp 10 ribu untuk seratus ribu,” jelasnya.

Di Bangil, penyedia jasa penukaran uang baru banyak ditemui di sekitar Pasar Bangil. Indra Andik (30), salah satunya. Ia mengaku sudah memulai membuka lapak sejak hari kedua Ramadhan.

Baca Juga :   Puting Beliung Terjang 2 Kecamatan di Pasuruan, Puluhan Kios Rusak

“Kalau mau dapat banyak yang memang harus telaten. Hari ini bisa Rp 4 juta sampai Rp 5 juta transaksi,” jelasnya.

Ia mengaku puncak transaksi uang baru terjadi seminggu sebelum lebaran di mana sehari bisa mencapai Rp 15 juta. Sebulan mangkal, Indra mengaku bisa kumpulkan laba hingga Rp 6 juta atau lebih. (fyd/fyd)