PKB dan PDI Perjuangan Finalisasi Koalisi Usung Gus Ipul

659

Pandaan (wartabromo.com) – PKB dan PDI Perjuangan, disebut lakukan proses akhir membangun koalisi untuk memastikan Syaifullah Yusuf menjadi bakal Calon Gubernur (bacagub) dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Meskipun hampir final, dua partai besar tunggangan politiknya tersebut, masih belum memutuskan calon Wakil Gubernur (cawagub) yang bakal mendampinginya.

Pematangan koalisi dua partai itu disampaikan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) di sela-sela acara wisuda Akademi Kebidanan Sakinah di Finna Golf, Pandaan, Pasuruan, Rabu (20/9/2017).

Menurutnya, dua partai jawara di Jatim ini, telah sepenuhnya memberikan sinyal kepastian bakal mendudukkan dirinya sebagai satu-satunya cagub yang akan ditarungkan pada Pilgub 2018 nanti.

“Sekarang sedang finalisasi, proses akhir untuk mematangkan koalisi,” ujar Gus Ipul.

Ditegaskan kemudian gabungan dukungan PKB dan PDI Perjuangan, sudah lebih dari cukup untuk mengusungnya. Bahkan, dikatakan satu kendaraan dari PKB saja, dikatakan sudah cukup, lantaran PKB memiliki 20 kursi di DPRD Jawa Timur.

Meskipun demikian pihaknya tetap terus melakukan penjajakan dan komunikasi dengan partai lain agar modal politiknya kian bertambah.

“Setelah itu nanti ditindaklanjuti dengan menentukan calon wakil gubernur,” tambahnya.

Sementara itu, sampai saat ini ia masih belum mengetahui figur yang akan menjadi pendampingnya maju pada Pilgub 2018.

PKB, sebagai partai yang telah memastikan mengusungnya juga belum menyodorkan nama pasangan.

“Tunggu tanggal mainnya. PKB juga menyampaikan tidak ingin membangun pemerintahan sendiri. Tapi bersama-sama,” kata Gus Ipul.

Ditegaskan olehnya, pada Pilgub kali ini bukan hanya soal menang, melainkan juga bagaimana bersama-sama berkomitmen menyejahterakan masyarakat dan melanjutkan pembangunan di Jawa Timur.

Sekedar diketahui, kursi di DPRD Jatim sebanyak 100 kursi, terbagi pada 10 parpol.

PKB sebagai pemenang memiliki 20 kursi, sehingga berhak mengusung calon gubernur secara mandiri jika ditinjau dari syarat 20% jumlah keseluruhan kursi.

Selanjutnya saling susul, PDIP 19 kursi, kemudian Gerindra dan Demokrat masing-masing 13 kursi. Sedangkan Partai Golkar peroleh 11 kursi, PAN punya 7 kursi serta PKS 6 kursi. Sisa lainnya ada PPP dengan 5 kursi, NasDem 4 kursi, dan Hanura 2 kursi. (ono/ono)