Rel di Porong Terendam, Penumpang Kereta Diturunkan di Stasiun Bangil

1838

 

Bangil (wartabromo.com) – Terendamnya rel KA dan jalan raya di wilayah lumpur Lapindo, Porong, mengakibatkan perjalanan kereta api yang tiba di stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan, terganggu. Penumpang kereta terpaksa diturunkan untuk dapat melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi bus atau lainnya.

Seperti terlihat di stasiun Bangil, pada pukul 12:15 WIB, Senin (27/11/2017) dini hari, pada kereta api Sri Tanjung tujuan Jogya dari Banyuwangi.

Seluruh penumpang Kereta api Sri Tanjung terpaksa diturunkan untuk berganti (dioper) menggunakan bus. Dari informasi diketahui DAOP 8 Surabaya, telah menerjunkan 10 unit bus untuk para penumpang yang tertahan di stasiun Bangil. Selanjutnya para penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan tujuan Surabaya.

Dari pantauan, hingga Senin pagi (27/11) pagi, ratusan penumpang tampak berjubel di stasiun Bangil.

Seorang penumpang kereta ekonomi Probowangi, Anwar (50) warga Karangasem, Surabaya mengatakan, bersama belasan rekannya, dari Jember sedianya pulang ke Surabaya. Namun, mereka rela merogoh kocek, menyewa empat mobil rental yang ada di depan stasiun Bangil. Dijelaskan harga sewa tiap mobil sebesar Rp.700 ribu.

“Mau bagaimana lagi, kalau menunggu bus yang disediakan PT.KAI harus berjubel dan berebutan untuk naik ke dalam bus. Rombongannya 28 orang, usianya sudah tua dan tidak mungkin berebut naik bus. Jadi total kami menyewa 4 mobil. Mengeluarkan uang tambahan Rp.2,8 juta,” ujar Anwar.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ryan (24) warga Sekardangan-Sidoarjo penumpang KA Executive Mutiara Timur dari Banyuwangi  yang tiba di Stasiun Bangil pukul 23:00 WIB. Ia harus rela bersama 5 penumpang lainnya dengan tujuan stasiun Sidoarjo, menyewa mobil rental seharga Rp.400 ribu.

“Daripada kemalaman sampai rumah dan besok pagi harus bekerja, lebih baik menyewa mobil rental,” ujarnya.

Kepala Stasiun Bangil, Suryo menjelaskan, seluruh kereta api baik dari arah timur ke barat (Banyuwangi-Surabaya) dan dari selatan ke utara (Malang-Surabaya) tertahan. Moda transportasi massal ini terkendala, akibat lintasan rel kereta api di Porong-Sidoarjo terendam air.

“Sesuai dengan SOP PT.KAI, seluruh penumpang baik kereta ekonomi maupun executif, dengan tujuan Surabaya atau selanjutnya, kami alihkan (oper) menggunakan bus yang telah kami sediakan sebelumnya,”ungkapnya.

Lebih lanjut disebutkan pihaknya tidak dapat mencegah, apabila terdapat penumpang yang enggan memanfaatkan layanan bus, karena ingin mempercepat perjalanannya dengan menggunakan taxi atau mencarter mobil sewaan.

“Namun demikian kami telah menghimbau pada para penumpang untuk tetap menggunakan bus yang telah kami sediakan,” pungkas Suryo.

Dari pantuan wartabromo.com, setidaknya hingga pukul 10:00 WIB, masih terlihat penumpang KA Mutiara Timur, Probowangi, Penataran masih tertahan di stasiun Bangil. (ono/ono)