Proyek Tol Tutup Irigasi, Warga Rejosokidul Minta Pelaksana Bertanggungjawab

905

 

Rejoso (wartabromo.com) – Proyek tol menutup dan merusak saluran irigasi di area persawahan Dusun Karanganyar, Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Warga pun menuntut pertanggungjawaban pihak tol, karena tidak bisa menggarap sawahnya.

Tertutupnya saluran irigasi tersebut dikemukakan oleh sejumlah warga sudah terjadi hampir satu tahun terakhir, sejak proyek tol Gempol-Pasuruan (Gempas) seksi 3.

Selama itu pula warga tidak bisa menggarap sawahnya dan tidak bisa menikmati hasil panennya yang sebagian besar merupakan mata pencaharian utama warga.

Sedikitnya, terdapat 30 bidang lahan sawah sudah tidak dapat lagi digunakan untuk produkai, gara-gara tidak teraliri air. “Sudah lama, sekitar satu tahun tidak bisa menggarap. Kami minta tanggungjawab pelaksana tol,” tutur Hadali, Warga Dusun Karanganyar, saat berada di Balai Desa Rejoso Kidul, Rabu (18/4/2018).

Sejumlah pertemuan dengan pihak tol, sampai kini belum mendapat perhatian, agar saluran irigasi kembali dibuka. Hadali menyebutkan, saat ini pihak tol seperti mencoba lepas tangan, dengan hanya akan melakukan pendataan terkait sawah yang tidak teraliri air irigasi. (trd/ono)