Bom Goncang Surabaya, Siswa TK Hingga SMP Diliburkan Senin Esok

501

Surabaya (wartabromo.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meliburkan kegiatan belajar mengajar siswa sekolah TK, SD dan SMP sederajat pada Senin, 14 Mei 2018, esok. Adanya korban dari kalangan anak-anak, jadi pertimbangan keputusan, terkait peristiwa ledakan bom pada 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Diliburkannya belajar siswa tersebut, diketahui dari lembar pemberitahuan dari Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Pasuruan, dengan cap basah berikut ditandangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Pasuruan, Hendro Gunawan.

Dalam surat bernomor 421/4179/436.7.1/2017 itu, disampaikan kepada kepala sekolah TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs, baik negeri maupun swasta.

Dinyatakan, bila pada Senin, 14 Mei 2018 esok, secara tegas kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa dilaksanakan di rumah. Kebijakan tersebut diputuskan, setelah diketahui terdapat korban, termasuk masih anak-anak, tewas akibat ledakan bom bunuh diri.

Baca juga :

[Kabar ada Bom di Pasuruan Dipastikan Hoax]

[Terkait dengan Kasus Mako Brimob, Bom Surabaya Disebut Ajang Buka ‘Medan Perang’]

Dari catatan media ini, satu korban anak-anak tergolong pelajar sekolah dasar itu, bernama Vincencius Evan, berusia 11 tahun.

“Untuk itu, dimohon kepada kepala sekolah, menyampaikan kepada orangtua untuk memantau putra-putrinya masing-masing,” kalimat penggalan surat pemberitahuan itu.

Seperti diketahui, aksi terorisme terhadap 3 gereja di Surabaya pada Minggu pagi mengusik ketenangan. Dikabarkan 13 orang dinyatakan tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dalam perisitiwa berdarah, aksi bom bunuh diri tersebut. (ono/ono)