Diwarnai Kericuhan, Probolinggo United Atasi Putra Jombang

624


Probolinggo (wartabromo.com) – Kesebelasan tuan rumah Probolinggo United mengatasi perlawanan Putra Jombang dengan skor tipis 1-0 dalam laga Liga 3 zona Jawa Timur. Sayang, kemenangan itu dinodai kericuhan.

Dalam laga kandang terakhir yang dipentaskan di Stadion Bayuangga pada Minggu (8/7/2018), tuan rumah memburu kemenangan. Mereka terus menyerang dan berusaha membongkar lini pertahanan tim tamu. Meski bermain cukup solid, hingga berakhirnya babak pertama, skor masih sama kuat. 0-0.

Di babak kedua, pemain Probolinggo United tak mengendorkan serangan. Meski begitu, tim tamu tak gentar. Mereka sesekali melancarkan serangan balik yang mematikan. Sehingga para pemain laskar Minak Jinggo dipaksa berhati-hati.

Terus menggempur, akhirnya para Jinggo Mania bersorak kegirangan. Sebab gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke 73. Gol ini berawal dari serangan tim tamu yang mampu digagalkan. Dalam serangan balik cepat, pemain nomor punggung 22, Abdul Haris Fernando melepaskan tendangan keras, dan tak mampu dimentahkan kiper lawan. Tuan rumah pun berhasil unggul 1-0.

Sayang, gol itu diprotes oleh para pemain tim tamu. Mereka menganggap ada pelanggaran sebelum terjadinya gol. Protes yang berlebihan membuat wasit Andik Sugianto harus mengeluarkan dua buah kartu kuning. Dua kartu kuning itu diberikan kepada Guntur Nur Hasan dan Achmad Fimasnyah Aldi pada menit ke 74.

Pemberian kartu itu, malah menimbulkan kericuhan. Para pemain Putra Jombang memburu wasit yang dinilai berat sebelah dan berpihak pada tuan rumah. Beruntung pihak keamanan sigap melindungi sang pengadil lapangan dari serbuan pemain Jombang. Tak lama kemudian pertandingan dilanjutkan. Namun, hingga pluit ditiup panjang, kemenangan tetap berpihak pada truan rumah dengan skor tipis 1-0.

“Saya bersyukur, bisa meraih poin penuh. Ini berkat permainan anak anak yang sangat baik sekali. Meskipun demikian masih ada beberapa yang harus dibenahi, antara lain penyelesaian akhir dan juga konsentrasi dari pada para pemain itu sendiri,” kata Asisten pelatih Probolinggo United, Harjono.

Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih Putra Jombang Dwi Santoso mengaku mengapresiasi permainan dari anak didiknya. Pasalnya, permainan kali ini dinilai bagus dan mampu memberikan tekanan pada ruan rumah. Spirit itu berbeda dengan laga-laga sebelumnya.

“Cukup bagus. Tetapi ya begitu masih belum bisa meraih poin penuh. Untuk itu kedepan masih banyak evaluasi yang harus dilakukan. Salah satunya yaitu kontrol emosi dari mereka itu sendiri,” tuturnya. (fng/saw)