Rumah Koordinator Arisan Dibobol Maling, Rp 20 Juta Amblas

874
Kamar Noviantin (31), warga Dusun Bata, Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Di kamar ini, maling berhasi membawa kabur uang tunai sebanyak Rp 20 juta, milik Noviantin, koordinator arisan sekaligus juragan mebel ini.

Probolinggo (wartabromo.com) – Rumah Noviantin (31), warga Dusun Bata, Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, dibobol maling. Uang tunai sebanyak Rp 20 juta, milik koordinator arisan sekaligus juragan mebel itu, amblas.

Noviantin menceritakan, maling itu masuk ke rumahnya melalui pintu belakang, Sabtu (4/8/2018) dinihari. Setelah membobol pintu, maling tak diketahui wajahnya itu masuk ke kamarnya. Saat itu ia dan 2 anaknya tengah tertidur pulas. Sedangkan, Suharto (35), suaminya, ada di kamar lain. “Lewat pintu belakang,” katanya.

Ia sempat mendengar suara gaduh, hingga membuatnya terbangun. Ternyata si maling itu tepat berada di sisi tubuhnya. Begitu ia terbangun, pelaku melompat dan mengambil langkah seribu. “Saya kaget langsung saya teriak maling. Orang itu langsung kabur lewat belakang,” tutur ibu dua anak itu.

Noviantin membangunkan suaminya. Ia pun langsung memeriksa isi lemari yang ada di dalam kamar tidur. Ternyata uang sekitar Rp 20 juta berhasil dibawa kabur. Si empunya rumah hanya disisakan uang sebanyak Rp 600 ribu. “Uang itu setoran milik nasabah arisan dan juga setoran mebel. Ya, harus tanggung jawab,” ucapnya sedih.

Keluarga juragan mebel itu kemudian melaporkan peristiwa nahasnya ke Polsek Bantaran. Petugas yang datang kemudian melakukan olah TKP. “Masih kita selidiki dengan memeriksa sejumlah saksi,” kata Kapolsek Bantaran, Jamhari. (fng/saw)