Waduh! Ada Turis Berbikini di Gili Ketapang

0
1626
Sejumlah turis berlibur di Gili Ketapang, Sabtu (4/8/2018). Turis-turis ini sebelumnya, bikin geger setelah mengenakan bikini saat menikmati alam di Gili Ketapang.

Probolinggo (wartabromo.com) – Ketenangan warga Pulau Gili Ketapang, di Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, terusik. Pasalnya, ada 8 turis asing berbikini, bergembira di pantai pasir putih itu.

Infromasi yang didapat wartabromo.com, wisatawan dari berbagai Negara itu datang dengan menyewa perahu milik Abah Sanom, warga setempat, dari Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Mereka berjumlah 9 orang dengan rincian, 8 orang wanita dan 1 pria.

Saat tiba di destinasi wisata snorkeling itu, mereka langsung berjemur di pantai pasir putih. Tak ayal, pemandangan langka sekitar pukul 14.00 WIB itu, mengagetkan pengunjung dan warga sekitar. Sebab, ada tata tertib yang harus dipatuhi oleh pengunjung disana, yaitu tidak boleh mamakai pakaian terbuka. Jika ingin bermain di pantai atau snorkeling, wisatawan wajib berbusana tertutup atau tidak mengumbar aurat.

“Tadi ada turis asing yang sempat berbikini di sini. Mereka tidak ikut salah satu pengelola, melainkan menyewa kapal secara pribadi,” kata Wakil ketua Pokdarwis Gili Ketapang, Nur Jailani, kepada wartabromo.com melalui sambungan selulernya.

Menurut Nur, kejadian itu berlangsung sekitar 10 menit saja. Sebab, dirinya yang mendapat laporan dari warga kemudian melakukan pendekatan secara persesuasif. Saat itu ia menjelaskan, budaya di masyarakat Gili Ketapang tidak memperkenankan berbusana ala barat itu. Dari komunikasi itu, diketahui, selain berjemur di pantai dan bersnorkeling, mereka akan menunggu keindahan matahari tenggelam (sunset).

“Tadi sempat berdebat dengan salah satu turis pria bernama James. Namun, setelah diberi pengertian bahwa budaya mereka tidak sama dengan budaya lokal, para turis itu memahaminya. Kami kemudian saling bermaaf-maafan. Mereka akhirnya memakai sewek (kain penutup, red), dan kami membiarkan mereka melanjutkan aktifitasnya,” tutur Nur.

Namun, ternyata saat pulang dan berada dalam perjalanan, mereka kembali memakai bikini. Sehingga, foto-foto turis berbikini itu menyebar di media sosial.

“Kalau sudah dalam perjalanan pulang bukan tanggung jawab kami lagi,” tandasnya. (fng/saw)