Trauma Jadi Korban Perkosaan, Santri Ini Lapor Polisi Pakai Kursi Roda

5144
AS (20), didampingi kerabat saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo, Minggu (26/8/2018).

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang santri berinisial AS (20), melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo, Minggu (26/8/2018). Ia terpaksa digotong oleh keluarganya karena trauma pasca alami kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh pengasuh pondoknya.

Dengan diantar kelurganya, perempuan muda asal Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tersebut mendatangi SPKT. Di atas kursi roda, AS melaporkan HH, pengasuh salah satu pondok pesantren di Kecamatan Krejengan. HH disebut telah menyetubuhinya secara paksa di sebuah hotel di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Situbondo pada Sabtu (25/8/2018).