Utuh, 1.143 Jamaah asal Kabupaten Pasuruan Telah Tunaikan Ibadah Haji

972
Sejumlah jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan saat berada di asrama Sukolilo, Surabaya, Minggu (2/9/2018).

Surabaya (wartabromo.com) – Sebanyak 1.143 Jamaah Haji asal Kabupaten Pasuruan kembali ke tanah air, Minggu (02/09/2018). Mereka telah tunaikan serangkaian rukun haji hingga genap 40 hari meninggalkan kerabat di rumah.

Jumlah tersebut tak berkurang, merupakan total jamaah haji Kabupaten Pasuruan yang berangkat sejak tanggal 22 Juli 2018 lalu, untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Umroh dan Haji Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan mengatakan, kepulangan jemaah Haji Kabupaten Pasuruan dibagi 3 kloter seperti sebelumnya yaitu kloter 17, 18 dan 19. Untuk kloter 17 mendarat di Bandara Juanda dan telah masuk Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pukul 16.00 WIB. Sedangkan kloter 18 dijadwalkan masuk Asrama Haji pukul 19.00 dan Kloter 19 masuk Asrama Haji pada esok hari, yakni Senin (03/09/2018) sekitar pukul 02.00 dini hari.

“Alhamdulillah, semua jamaah kita kembali dalam keadaan utuh, meskipun ada yang sedang dirawat,” kata Imron saat dihubungi via telepon.

Dijelaskan juga, jamaah yang melaksanakan haji dengan bantuan kursi roda sebanyak 8 orang, kemudian 4 jamaah mendapatkan penanganan khusus, diantaranya Darto (57) mengalami D/ ulcus diabetik + DM type, Asmarohim (65) D/ HHD, Mestari (60) D/ HHD, Liada (52) D/anemia sedang-berat (post tranfusi di RS.Haji/embarkasi).

Meskipun mendapatkan penanganan khusus, akan tetapi 4 jamaah, ditegaskan telah melaksanakan seluruh rukun haji dengan sempurna.

“Melaksanakan haji itu memang harus punya kekuatan fisik yang cukup karena berkumpul dengan seluruh penduduk di dunia. Jadi kami sangat memberikan apresiasi kepada jamaah yang tengah sakit tapi memiliki semangat yang luar biasa untuk menyelesaikan rukun haji,” katanya.

Selanjutnya, jemaah ke Asrama Haji Sukolilo terlebih dahulu, mengambil koper dan juga pembagian air zam-zam. Untuk pembagian air ini, masing-masing jemaah mendapatkan 5 liter.

“Termasuk juga cek fisik dan suhu tubuh. Jika tubuh panas hingga di atas 40 derajat celcius, maka dirawat terlebih dahulu,” jelasnya.

Nantinya semua jemaah disediakan fasilitas bus pulang ke Kabupaten Pasuruan oleh Pemkab Pasuruan. Sehingga jemaah bisa langsung dijemput di titik-titik pemulangan KBIH.

Untuk jemaah kloter 17 diprediksi sudah di Kabupaten Pasuruan mulai pukul 18.00 pada 2 September, kloter 18 pukul 23.00 dan kloter 19 pada 3 September pada 06.00. (mil/ono)