KPK Sinyalir 10 Proyek di Kota Pasuruan Dimainkan “Trio Kwek-kwek”

2871
Lokasi Proyek PLUT yang dikerjakan Cv Mahadhir.

Pasuruan (wartabromo.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensinyalir ada sejumlah proyek yang dimainkan oleh Trio Kwek-kwek, tangan kotor Setiyono. Belum diketahui proyek mana saja yang dimaksud KPK.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, ada sekira 10 proyek saat ini yang data-datanya sudah dikantongi oleh KPK untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Ada 10 proyek, data-data didapatkan dari laptop Wahyu (tersangka suap proyek PLUT, red) yang disita KPK,” ungkapnya, Selasa (9/10/2018).

Ditambahkan, 10 proyek itu diduga melibatkan tangan kotor Setiyono yang berjuluk Trio Kwek-kwek. Merekalah yang mengatur sejumlah proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan.

Baca Juga : Tangan Kotor Setiyono Berjuluk “Trio Kwek-Kwek”

Meski begitu, KPK belum menyebutkan proyek apa saja yang saat ini ditengarai juga menyumbang komitmen fee ke kantong Walikota Pasuruan itu. Namun dari keterangan sebelumnya dikatakan, rata-rata fee yang diterima Setiyono sebesar 5-7 %.

“Fee rata-rata antara 5 – 7% untuk proyek bangunan dan proyek pengairan,” ujarnya.

Selain proyek, personel Trio Kwek-kwek atau orang dekat Walikota Pasuruan Setiyono, belum diketahui identitasnya. Namun, dugaan sementara, ada tiga orang berinisial AW, FD, PW, yang menjadi anggota “geng” Setiyono. Informasi yang didapat, ketiganya bernaung di tiga asosiasi jasa kontruksi berbeda. (may/ono)