Pemkot Pasuruan Perketat Kontrol Penggunaan APBD

0
375
Boedi Widayat, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPAKD) Kota Pasuruan. Foto; Salsabelah Cahyani.

Pasuruan (wartabromo.com) – Perubahan APBD Kota Pasuruan sudah bisa dicairkan. Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) bakal perketat penggunaan anggaran.

Hal ini diutarakan Boedi Widayat, Kepala BPKA Kota Pasuruan, ketika ditemui di kantornya, Selasa (30/10/2018).

“Kalau bisa, semua OPD dapat memaksimalkan serapan anggaran yang sudah diajukan,” ujar Boedi, Selasa (30/10/2018).

Boedi melanjutkan, BPKA akan menjadi kontrol bagi perputaran anggaran seluruh OPD. Hal ini merupakan salah satu upaya, agar anggaran yang diajukan, dapat dikelola secara efektif, efisien, dan produktif.

Tak hanya maksimalkan anggaran yang ada, BPKA juga berusaha menekan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Menurut penuturan Boedi, jika berhasil menekan SiLPA, artinya akan menunjang perekonomian Kota Pasuruan.

“Nanti jika SiLPA kita kecil, itu artinya uang yang ada bisa diputer dengan baik,” tambahnya.

Dijelaskan kemudian, ia akan mencoba genjot asumsi SiLPA ditahun anggaran 2019 mendatang.

Tak hanya itu, Ia juga mengharapkan, tahun depan, Pemerintah Kota Pasuruan dapat mengasumsikan dengan baik anggaran berdasar pada anggaran 2018.

“Kalau kita asumsi anggarannya mateng, pengennya tahun depan gak ada perubahan anggaran di pertengahan tahun,” pungkasnya.

Rencananya, Pembahasan R-APBD 2019, akan dilaksanakan bulan November 2018. (trl/ono)