Pengangguran di Pasuruan Tinggi, Job Fair Diyakini Salah Satu Cara Mengatasinya

1860
Mujib Imron, Wakil Bupati Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Angka pengangguran di Kabupaten Pasuruan masih tinggi. Penyelenggaraan job fair diyakini dapat menekan, tingginya angka pengangguran.

Dari catatan terungkap, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pasuruan, masih diatas rata-rata Jawa Timur yakni 4,9%.

Padahal pertumbuhan ekonomi sebesar mengalami peningkatan 5,72%. Bahkan, nilai investasi Kabupaten Pasuruan pada 2017 melebihi target, dari Rp 5 Triliun, terealisasi menjadi Rp 17 Triliun.

“Ini sekaligus tantangan kita. TPT Pasuruan cukup besar, meskipun sudah ada penurunan, kali ini kita tingkatkan penurunannya,” ujar Mujib Imron, Wakil Bupati Pasuruan usai membuka job fair di BLK Rejoso, Pasuruan, Rabu (7/11/2018).

Gus Mujib, panggilan akrab Wakil Bupati Pasuruan, kemudian menegaskan, salah satu upaya untuk mengurangi tingginya pengangguran, dengan menyelenggarakan bursa kerja.

Dikatakan, untuk menyiapkan tenaga kerja yang ahli sesuai dengan kebutuhan perusahaan, Kabupaten Pasuruan memiliki visi misi yang dituangkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018-2023.

Darivisi itu, beberapa program pun disiapkan, seperti Pasuruan Podo Roso untuk pemerataan ekonomi dan pelayanan publik yang menjangkau keseluruh pelosok Kabupaten Pasuruan.

Kedua, (Adus Kali) menganalisis permasalahan dari hulu sampai hilir, untuk menganalisis minat dan pelatihan kerja berbasis kebutuhan pasar. Ketiga, pelatihan santri (Pelasan) untuk pengembangan dan peningkatan SDM para santri.

Terakhir, Perempuan Wirausaha (Perwira), dengan memberi pelatihan untuk kaum perempuan sehingga mereka akan memiliki bekal kemampuan untuk berusaha.

Pada Job Fair kali ini, sebanyak 41 perusahaan di Kabupaten Pasuruan ikut membuka stand untuk para pencari kerja (pencaker). Tiga perusahaan diantaranya membuka lowongan untuk penyandang disabilitas.

Sebanyak 4.786 lowongan, untuk dalam negeri maupun luar negeri, tersedia pada Job Fair yang diselenggarakan selama dua hari ini. (wil/ono)