Atlet Muda Dominan, Kabupaten Pasuruan Finis Tiga Besar di Kejurda Finswimming Jatim

8

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kontingen finswimming Kabupaten Pasuruan menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jatim 2026 dengan hasil membanggakan. Bertanding di Kolam Renang Veteran, Lumajang, mereka keluar sebagai juara umum ketiga dengan raihan 12 emas, 13 perak dan 16 perunggu.

Menariknya, sebagian besar medali justru disumbang atlet kelompok usia muda. Atlet-atlet dari KU D hingga KU F mampu bersaing dengan perenang yang lebih senior dan menjadi tulang punggung perolehan medali Kabupaten Pasuruan.

Dari 12 medali emas yang diraih, sembilan di antaranya datang dari nomor perorangan. Wahyu Anggoro menyumbang emas lewat nomor 50 meter surface dan apnea KU A putra. Zerllina Putri meraih dua emas di nomor 50 meter surface dan 50 apnea KU A putri. Sementara Thalita Laelani tampil dominan di nomor 100 dan 200 meter bifin KU B putri.

Medali emas lainnya dipersembahkan M. Althaf Zaidan di nomor 400 meter bifin KU D putra serta Berry Ongkowijoyo di nomor 50 meter bifin KU D putra.

Kabupaten Pasuruan juga berjaya di nomor estafet. Tiga emas tambahan diraih dari nomor 4×100 bifin KU C mix, 4×100 bifin KU D mix dan 4×50 bifin KU E putra.

Kepala Pelatih Finswimming Kabupaten Pasuruan, M. Riyad mengaku bangga dengan perkembangan atlet-atlet mudanya yang mampu tampil kompetitif sepanjang kejuaraan.

“Prestasinya sama banyak dengan yang sudah senior dan itu bagus sekali. Kami bangga,” kata Riyad, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, hasil tersebut tak lepas dari program latihan intensif yang dijalani atlet sebelum bertanding. Bahkan menjelang kejurda, porsi latihan ditambah untuk mengasah fisik dan mental atlet.

“Latihannya setiap hari kecuali minggu libur. Mendekati lomba ini, porsi dan waktu latihannya kita tambah supaya atlet yang kita kirim itu benar-benar siap secara fisik dan mental,” ucapnya.

Usai Kejurda Jatim, POSSI Kabupaten Pasuruan kini mulai menyiapkan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Finswimming 2026 di Bali pada Juli mendatang. Ketua POSSI Kabupaten Pasuruan, M. Munir menyebut persaingan di level nasional dipastikan lebih berat.

“Seperti Badung dan daerah lainnya di Bali akan jadi lawan berat nanti. Tapi Bismillah saja, apapun bisa terjadi jadi kita latihan terus,” terangnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.