Jalin Matra “Rangkul” Ratusan Janda di Pasuruan agar Lebih Mandiri

1435
Sejumlah ibu-ibu mendapatkan pelatihan membuat bakso ikan tuna dalam program Jalin Matra Provinsi Jawa Timur.

Pasuruan (wartabromo.com) – Ratusan janda di Kota/Kabupaten Pasuruan mendapat sejumlah pelatihan untuk tingkatkan kemandirian ekonomi. Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) itu, memanfaatkan program Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera) Provinsi Jawa Timur.

Koordinator Pendamping Kota PFK Jalin Matra, Vita Suci Rahayu menjelaskan, peningkatan kapasitas kali ini berupa pelatihan membuat bakso ikan tuna, menyasar ibu-ibu single parents, yang tersebar di wilayah Kota Pasuruan.

“Kegiatannya yang terakhir sih sudah Senin (3/12/2018) kemarin. Ada 25 KRTP, kami langsungkan di Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo. Kami juga berkolaborasi dengan Sampoerna,” terang Vita, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, upaya ini sebagai bentuk konsistensi dan komitmen terkait penanganan problematika sosial di tengah masyarakat. Lebih-lebih menyangkut keberadaan para janda, yang selama ini dinilainya harus berjibaku sendirian, memberikan nafkah bagi keluarga.

Dijelaskannya, Kota Pasuruan mendapat alokasi bantuan dari Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan Tahun 2018 untuk 244 KRTP. Bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini diwujudkan berupa 90% barang untuk keperluan usaha dan 10% paket sembako.

“Sasaran, sudah diverifikasi ulang kelayakannya oleh pendamping kelurahan. Dari keseluruhannya, harapannya tentu mereka bisa lebih mandiri karena ada penghasilan tambahan,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh Vita, program yang dijalankannya ini dilakukan secara bertahap. Dalam catatannya, setidaknya sudah ada 138 KTRP baik yang berada di wilayah Kabupaten maupun Kota Pasuruan mendapatkan berbagai pelatihan. Peningkatan kemampuan itu, diantaranya berupa membuat nugget jamur, siomay jamur, susu jagung, ice cream jagung, kripik sayur, brownis, hingga yang saat ini dilakukan, pelatihan bakso ikan tuna.

Hal lain dari pelatihan, ibu-ibu juga mendapat bantuan permodalan sebesar Rp 2,5 juta, modal untuk tingkatkan kemandirian ekonomi.

Sebagai catatan jumlah KRTP kategori sangat miskin di Kota Pasuruan berdasarkan Pemutakhiran Basis Data Terpadu TNP2K Tahun 2015 naik menjadi 796 KRTP dari 581 KRTP pada tahun 2011. Walaupun diungkapkan Vita, data itu terjadi penurunan Jumlah KRTP di Jawa Timur dari 152.343 menjadi 144.591 KRTP.

Sedangkan, dari 796 jumlah KRTP Kota Pasuruan yang mampu dicover oleh PFK Jalin Matra melalui APBD Provinsi Jawa Timur, hanya 244 KRTP, sehingga masih 552 KRTP tersisa, belum tercover Jalin Matra PFK.

“Nah, yang belum itu bisa ditindaklanjuti dengan Program lain yang serupa,” ujar Vita.

Sisi lain, Pengadilan Agama Pasuruan, mencatat ada 1.178 wanita menyandang status janda selama kurun 2018 ini.

Menurut laporan perkara yang diterima Pengadilan Agama (PA) Pasuruan, 1.339 perkara cerai gugat yang diajukan istri kepada pasangannya. Sebanyak 1.178 diputus oleh pengadilan, sisanya masih dalam proses. Angka tertinggi terdapat pada bulan Oktober, yakni sebanyak 182 orang berstatus janda. (ono/ono)