Terus Bertambah, Tsunami Banten Telan 281 Korban Jiwa

0
290
Korban tsunami di Selat Sunda, dievakuasi untuk selanjutnya dilakukan identifikasi. (Foto: @BNPB_Indonesia)

Banten (wartabromo.com) – Jumlah korban tewas akibat Tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sedikitnya ada 281 korban meninggal dunia hingga Senin (24/12/2018) pagi.

Hal tersebut diungkapkan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam akun Twitter @Sutopo_PN.

“Data sementara dampak tsunami di Selat Sunda hingga 24/12/2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang tewas,” ujarnya.

Grafis data korban tsunami Banten dan Lampung.

Kabupaten Pandeglang menjadi daerah yang paling banyak jumlah korban hingga kerusakan bangunan ketimbang daerah lain. Dari 281 korban meninggal dunia, 207 korban dari Kabupaten Pandeglang, lalu 12 orang di Kabupaten Serang, 60 orang di Kabupaten Lampung Selatan, 1 orang di Kabupaten Tanggamus, dan 1 orang lainnya di Kabupaten Pesawaran.

BNPB juga mencatat korban luka-luka dan warga yang masih belum berhasil diketemukan oleh tim pencari.

“1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi,” tambah Sutopo.

Korban luka-luka terbanyak masih di daerah pesisir Kabupaten Pandeglang yakni sebanyak 755 orang. Sementara di Kabupaten Serang, jumlah warga yang hilang lebih banyak dibanding daerah lain, sebanyak 28 orang.

Sampai saat ini, korban diperkirakan masih terus bertambah. Ribuan personil tim gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementrian hingga relawan terus melakukan upaya evakuasi. Diduga, masih banyak korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan dan material pasca dihanyutkan tsunami. Ratusan bangunan yang rusak akibat kejadian ini pun juga masih dilakukan evakuasi.

“611 rumah rusak, 69 hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu rusak,” pungkasnya.

Banyaknya bangunan rusak, mempuat tim pencari melakukan evakuasi dengan alat berat. Diantanya excavator, dump truck, loader, hingga tronton diturunkan untuk membantu mengangkut bangunan yang rusak.

Diberitakan sebelumnya, Tsunami menghantam pantai sekitar Selat Sunda Provinsi Banten, bahkan Provinsi Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam. Warga sekitar pantai, wisatawan hingga artis Ibukota tewas dalam kejadian ini. (may/ono)