Di Sidogiri, Habib dan Kyai Deklarasi Dukung Probowo-Sandi

0
12459

Pasuruan (wartabromo.com) – Habib dan kyai Jawa Timur deklarasi dukungan kepada Prabowo-Sandi. Figur Capres-Cawapres nomor urut 02 itu, dianggap memiliki kecakapan, sehingga lebih layak memimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Deklarasi dan sikap tegas mendukung Prabowo itu disampaikan di sela acara istighosah untuk Keselamatan Bangsa, di halaman rumah KH Abdulloh Syaukat Siroj, yang berada di Sidogiri, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/1/2019).

Ustad Luthfi Bashori, salah satu deklarator dalam dukungan politik kali ini mengatakan, Indonesia butuh perubahan, yang kemudian menilai, pemimpin untuk perubahan itu ada pada sosok pasangan Prabowo-Sandi.

“Jadi istilah kami, mengajukan proposal kepada Allah SWT. Agar Allah memberikan pemimpin yang terbaik bagi bangsa Indonesia ini,” ujar Luthfi.

Ustad Luthfi Bashori, saat bacakan deklarasi dukungan politik ke pasangan capres Prabowo-Sandi, di kediaman KH Abdulloh Syaukat Siroj, Sabtu (12/1/2019).

Saat ditanya perihal alasan memilih pasangan capres nomor urut 02 , ia menegaskan, didasarkan pada agama, sebagai faktor utama. Perspektif agama ini, tertuang dalam poin alasan deklarasi, yang disebutkan, seorang pemimpin salah satunya harus amanah.

Dikatakan oleh Ustad Luthfi, menjaga Indonesia yang memiliki luas wilayah besar ini, harus dipimpin oleh figur tegas, yang sampai saat ini dinilainya juga masih dimiliki pada sosok Prabowo.

“Memerlukan seorang yang tegas, seorang yang kuat, seorang yang pemikiran ke depan ini, yang revolusioner, seperti Pak Prabowo-Sandi ini. untuk menjaga, negara kesatuan negara Republik Indonesia,” tandasnya.

Dalam rangkaiannya, istigosah dan deklarasi dukungan ke Prabowo-Sandi ini, banyak mengulas soal kondisi bangsa selama kepemimpinan Jokowi (Presiden Joko Widodo). Diungkapkan, membanjirnya tenaga asing, selama beberapa tahun terakhir, juga menjadi keprihatinan.

Ada banyak alasan terungkap sampai kemudian muncul pernyataan sikap ke Probowo untuk menjadi Presiden pada 2019 nanti.

Berikut sejumlah poin dalam deklarasi:

  • Bahwa kebijakan seorang pemimpin itu harus bisa mencerminkan kemaslahatan seluruh rakyat;
  • Bahwa kemaslahatan adalah menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, menjaga akal dan menjaga keturunan;
  • Tegaknya negara ditunjang oleh 4 pilar, ilmunya para ulama, keadalin para pemimpin, ahlinya orang kaya dan orang lemah;
  • Terpecaya, amanah, selalu menyampaikan kebenaran dan kecerdasan.

(don/ono)