Nenek Asal Bantaran Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

716

Probolinggo (wartabromo.com) – Sesosok mayat perempuan menggegerkan warga Kelurahan Kedung Galeng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Selasa (22/1/2019). Korban berusia nenek-nenek itu, ditemukan mengambang di sungai.

Mayat itu diidentifikasi sebagai Bu Sukardi, Warga Desa Kramat Agung, RT/RW 14/04, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Mayat nenek berusia sekitar 74 tahun itu, ditemukan mengambang di aliran sungai Kedung Galeng oleh salah seorang warga sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, warga tersebut melintas di area sungai tersebut dan mencium bau busuk. Ia pun berhenti dan mengecek kondisi sekitar. Ternyata ada mayat mengambang di aliran sungai dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Kemudian warga tersebut melapor ke Kelurahan setempat. “Kami mendapat laporan dari warga, bahwa ada mayat mengambang di sungai, setelah kami cek ternyata benar, kemudian kami melapor ke pihak kepolisian,” kata Yono Aziz, salah satu staf Kelurahan Kedung Galeng.

Penemuan itu, membuat warga sekitar geger. Bahkan terdengar ke Desa Kramat Agung yang berada di selatan lokasi temuan. Kemudian salah satu warga Desa Kramat Agung mengenali mayat yang mengenakan baju batik itu sebagai keluarganya. Korban dikenal dengan sebutan Bu Sukardi, yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu. Mayat tersebut kemudian dievakuasi oleh pihak Kepolisian dibantu warga sekitar ke rumah duka.
Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Polsek Bantaran, korban menghilang sejak 15 Januari lalu. Polsek Bantaran juga sudah membuat surat tanda bukti pemberitahuan orang hilang berdasar laporan pihak keluarga.

“Setelah dicek ternyata benar mayat tersebut adalah warga Kramat Agung yang hilang tanpa pamit ke keluarganya. Untuk penyebab meninggalnya masih dalam penyelidikan,” terang Nanang. (fng/saw)