Koran Online 23 Januari : Puting Beliung Terjang Gending, hingga Amirrudin Singgah di Pasuruan

1138

Beragam peristiwa kami sajikan pada 22 Januari 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (23/1/2019). Mulai Puting Beliung Terjang Gending, hingga Amirrudin Singgah di Pasuruan:

  1. Puting Beliung Terjang Gending

Probolinggo (wartabromo.com) – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo pada Selasa (22/1/2019) sore. Sejumlah bangunan di 3 desa dilaporkan rusak dan ambruk.

Sekitar pukul 16.50 WIB, angin kencang bertiup di wilayah pesisir utara Kabupaten Probolinggo. Angin kencang itu berubah bberputar–utar, berlangsung sekitar 1 menit. Meski hanya sebentar, namun dampaknya cukup luar biasa di wilayah Kecamatan Gending. Simak Selengkapnya.

  1. Caleg Nasdem Kota Probolinggo Jadi Korban Pemerasan

Probolinggo (wartabromo.com) – Calon legeslatif (Caleg) DPRD Kota Probolinggo dari Partai Nasdem Nurul Munjiad, menjadi korban pemerasan via media sosial (Medsos). Pemerasan itu dilakukan pasca ia melakukan video call dengan seorang wanita.

Nurul Munjiad menuturkan dirinya merasa diperas oleh akun facebook dengan nama Aulyah Sari. Wanita tersebut meminta uang sebanyak Rp5 juta pada Caleg yang diusung partai Nasdem tersebut. Bila permintaan itu tak dipenuhi, maka wanita tersebut mengancam akan menyebarkan rekaman video call keduanya ke khalayak ramai. Simak Selengkapnya.

  1. Minta Dwi Atur Fee Proyek, Setiyono: Saya Sebagai Wali Kota Banyak Kebutuhan
BUTUH – Setiyono, sebagai wali kota mengaku banyak kebutuhan, hingga memerintahkan Dwi Fitri Nurcahyo, Plh Kadis PUPR mengatur fee setelah tetapkan ploting proyek, pada rekanan.

Sidoarjo (wartabromo.com) – Setiyono, Wali Kota Pasuruan non aktif meminta urusan fee proyek dari rekanan pemenang tender, diatur. Permintaan itu disampaikan karena ia merasa sebagai Wali Kota Pasuruan, memiliki banyak kebutuhan.

Selain adanya ploting proyek, soal pemberian fee juga mengemuka, dalam sidang lanjutan atas terdakwa M. Baqir di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jl Juanda, Sidoarjo, Senin (21/1/2019). Simak Selengkapnya.

  1. Tak Punya Prasarana UNBK, SMP Bisa Pinjam ke Sekolah Lain
Ilustrasi UNBK.

Pasuruan (wartabromo.com) – Sebanyak 87 SMP di Kabupaten Pasuruan yang masih melaksanakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP), akan beralih ke sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menyarankan SMP bisa meminjam sarana prasarana ke Sekolah lain untuk mendukung UNBK ini.

Hasbullah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Kabupaten Pasuruan mengatakan, pelaksanaan UNKB setiap tahun mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2017, ada 51 SMP yang melaksanakan UNBK, tahun 2018 jauh meningkat menjadi 87 SMP. Simak Selengkapnya.

  1. Amirrudin, Pejalan Kaki dari Mandailing ke Banyuwangi Tiba di Pasuruan

Pasuruan (wartabromo.com) – Amirrudin (44), rela berjalan kaki dari Mandailing ke Banyuwangi demi untuk bersimpuh di kaki ibu kandungnya. Ia telah tiba di Masjid Mubarok, Desa Tambakrejo, Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Lelaki paruh baya ini pun disambut riuh oleh ratusan warga yang menanti kedatangannya. Terlihat peluh bercucuran di wajahnya. Simak Selengkapnya.