Ratusan Pelajar Ikuti Kemah Konservasi bersama Aqua Keboncandi dan Yayasan Satu Daun

621

Pasuruan (wartabromo.com) – Aqua Keboncandi bersama Yayasan Satu Daun menggelar kemah konservasi. 170 peserta pelajar se-Kabupaten Pasuruan  ramaikan kegiatan kemah tahun ini.

Budi Hartono, External Relation PT Tirta Investama (Danone) mengungkapkan, ada 25  sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Pasuruan yang menjadi peserta kemah tahun ini. Setiap Sekolah mengirimkan 4 pelajar perwakilannya ke Penanjakan Wonokitri, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

“Harapannya untuk sekolah, menjadikan pendidikan lingkungan bisa masuk dalan kurikulum sekolah. Pendidikan Lingkungan hidup bisa dimulai dari sekolah, supaya tidak terlambat dalam melestarikan alam,” ungkap Budi, Jumat, (8/2/2019).

Dengan mengusung tema Bergerak dan Meng-alam-i, kegiatan kemah ini berlangsung selama 2 hari, mulai Jumat – Sabtu (8-9/2/2019). Bukan tanpa alasan, tema itu mengandung arti cukup dalam, yakni bergerak untuk mengalami alam itu sendiri, agar ikut andil dalam melestarikan lingkungan.

Hari pertama diawali dengan pembukaan, penyerahan bibit mentigi, edelwais, dan kesek sebanyak 250 bibit. Rencananya, besok para peserta melakukan kegiatan peninjauan tanaman konservasi yang dikerjasamakan dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sekedar diketahui, acara konservasi ini sudah berjalan sejak tahun 2010. Artinya, sudah 9 tahun komitmen pelestarian lingkungan telah dilakukan.

Tak lupa, Kemah konservasi turut mengundang Bupati Pasuruan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Hal ini sebagai bentuk saling support antara Aqua Keboncandi, Yayasan Satu Daun dan Pemkab Pasuruan. (bel/**)