Romi : “Sak Karepmu” Zon

24513

Probolinggo (wartabromo.com) – Ketua Umum PPP Romahurmuziy tak mau ambil pusing dengan tingkah Fadli Zon. Ia menilai puisi ‘Doa Yang Ditukar’ ciptaan Wakil Ketua Partai Gerindra itu, berdampak negatif terhadap perolehan suara pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Timur.

Pria yang akrab dipanggil Romi tersebut mengaku heran kepada sikap Fadli Zon. Sebab, selama ini mengaku membela ulama, tetapi di satu sisi puisinya sudah menistakan ulama, yakni KH. Maimoen Zubair, pengasuh Ponpes Al- Anwar Sarang, Rembang. Kiai yang akrab dengan sebutan Mbah Moen itu sangat dihormati oleh warga Nahdlatul Ulama (NU).

Puisi Fadli Zon dinilai menghina Mbah Moen, jelas melukai para santri. Belum lagi, sosok Mustasyar PBNU itu, merupakan ulama sepuh dan dihormati di Tanah Air.

Meski begitu, ia tak ambil pusing jika Fadli Zon tidak mau meminta maaf kepada Mbah Moen secara langsung, ataupun kepada warga jamiiyah NU. Menurutnya, banyak hal yang lebih penting dari pada mengurusi puisi Fadli Zon.

Sak karepmu (Terserah kamu) lah¬†Fadli Zon, masih banyak urusan lain yang lebih penting dibanding ngurusin Fadli Zon” ucapnya seusai mengisi acara seminar kebangsaan ‘NKRI Bersyari’ah Sebagai Jawaban Atas Khilafah’ di aula Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/2/2019).

Politisi muda itu yakin, perilaku Fadli Zon menggerus perolehan suara Capres-Cawapres nomor urut 02, terutama di Jawa Timur. Sebab, para santri dari pesantren NU akan solid membela Mbah Moen dengan cara mendukung Capres-Cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

“Puisi dia menyolidkan seluruh santri yang kemudian dukung Pak Jokowi dan semakin mendegradasi kualitas dia (Fadli Zon) sendiri sebagai pimpinan dewan. Juga sekaligus mengurangi elektabilitas Pak Prabowo dalam angka yang signifikan,” papar Romi.

Sebelum kedatangan Romi ke Probolinggo, ribuan santri juga solid mendukung Mbah Moen. Pada Selasa (12/2/2019), ribuan santri dan Ansor – Banser melakukan aksi Bela Kyai. Aksi tersebut dilakukan di depan kantor DPRD Kabupaten Probolinggo. Para santri menuntut, Supaya Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI tersebut, meminta maaf pada Mbah Maimoen. (fng/saw)