“Kenduren Mas”, Inovasi Baru Pemkab Pasuruan Layani Warganya

4432
Ratusan warga padati "Kenduren Mas".

Pasuruan (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan punya cara baru dalam melayani warganya. “Kenduren Mas”, kendaraan pelayanan dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan jemput bola melayani warga.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, Inovasi  bernama “Kenduren Mas” ini mempunyai kepanjangan Kendaraan Urun Rembug Masyarakat. Pemkab Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD dengan menerapkan 2 model pelayanan. Yakni menyediakan outlet di setiap kecamatan, dan metode jemput bola. Rencananya, program ini akan hadir bergantian di masing-masing kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

“Seperti hari ini di Purwosari, minggu depan di Kecamatan Gempol, minggu depannya lagi di Gondangwetan dan seterusnya keliling ke 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Karena ini adalah intruksi langsung dari Bupati Irsyad Yusuf,” imbuhnya.

14 OPD tersebut diantaranya Dispendukcapil, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Sosial, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas KB dan PP, Dinas Kesehatan dan RSUD Bangil, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pendidikan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, hingga PMI (Palang Merah Indonesia).

Sementara itu, Bupati Pasuruan , Irsyad Yusuf mengatakan, inovasi ini tujuannya mempermudah warga Pasuruan. Program ini juga akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangannya kedepan. Apalagi program ini juga melibatkan seluruh elemen selain dari OPD, yakni dari Camat hingga Kades untuk menginfokan kepada warganya.

“Istilah singkatnya adalah memotong alur yang terlalu panjang ketika masyarakat ingin mengurus sesuatu ke kantor pelayanan dan kebetulan jarak rumah dengan kantor tersebut sangat jauh. Makanya kita hadirkan Kenduren Mas ini supaya memudahkan urusan masyarakat agar lebih efektif dalam segala hal,” jelasnya.

Ratusan warga padati “Kenduren Mas”.

Dari pantauan di lapangan, program inovasi ini mendapat respon positif dari warga di Kecamatan Purwosari. Hampir semua stan maupun kendaraan pelayanan diserbu warga. Pelayanan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dan pelayanan Dinas Sosial yang berkaitan dengan informasi PKH (Program Keluarga Harapan), Rastra (Beras sejahtera) atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang paling banyak dikunjungi warga.

“Seneng mas, karena KTP-el saya akhirnya jadi, tidak usah jauh-jauh ke Kantor Dispenduk Capil. Karena ada Kenduren Mas ini, jadi memudahkan saya untuk mengurus kependudukan kami sekeluarga,” kata Sumarti (45), salah satu warga Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari.(mil/may)