Romi yang Melankolis Setelah Ditangkap KPK

1598

Jakarta (wartabromo.com) – Romahurmuziy, Ketua Umum DPP PPP sampaikan curahan hati (curhat) dalam bentuk tulisan tangan usai OTT KPK Jumat (15/3/2019) lalu. Bak seorang penyair, Romi menuliskan surat berirama puisi yang begitu menyayat hati.

Ia tujukan surat dalam bentuk tulisan tangan itu kepada Indonesia, orang-orang yang ia cintai. Seperti kepada keluarga besarnya sekaligus anak dan istri tercintanya.

Sisi melankolis Romi tersirat melalui kata demi kata yang ia torehkan dalam curhatannya. Dalam catatan ke empatnya ia berpesan kepada kepada sang anak, bahwa anaknya itu harus tetap fokus belajar lantaran ia harus menghadapi UN.

“Anakku, permataku, dan pembuat senyumku; engkau harus tetap belajar yang rajin karena UN sudah dekat,” tulisnya.

Politisi berusia terbilang muda ini juga berpesan agar anaknya itu tidak memperdulikan jka ada orang yang melakukan perundungan padanya (membully). Romi menekankan kepada anaknya jika hal ini merupakan risikonya menjadi pemimpin politik.

Sisi keromantisan Romi juga tak malu-malu ia sampaikan kepada sang istri. Ia sampaikan kepada belahan jiwanya itu, jika penangkapan KPK kepada dirinya, ia sebut sebagai badai yang pasti akan cepat berlalu. Maka ia ingin agar sang istri tetap berada di sampingnya dan setia menanti dirinya.

“Istriku, belahan nyawaku; engkaulah kekuatanku. Aku yakin kita akan terus saling menguatkan, menghadapi badai ini agar cepat berlalu. Aku merasakan begitu besarnya cinta dan kesungguhan serta pengorbananmu mendampingiku. Terima kasih untuk terus mempercaiku. Karenanya izinkan aku terus mencintaimu. Titip ciuman untuk anak kita setiap hari,” ungkap Romi.

Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap pemulusan jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Ia pun kini harus mendekam di tahanan KPK. (ptr/ono)